Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Sekdaprovsu Hasban Ritonga : Anggaran Pilkada Simalungun dan P Siantar Diajukan ke Kemendagri

- Sabtu, 12 Desember 2015 19:52 WIB
417 view
Sekdaprovsu Hasban Ritonga : Anggaran Pilkada Simalungun dan P Siantar Diajukan ke Kemendagri
Medan (SIB)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan KPU  Simalungun telah mengajukan ulang anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Hasban Ritonga kepada wartawan, Jumat (11/12). "Simalungun suratnya sudah masuk. Mereka juga akan membawa langsung ke kementerian. Untuk Pematangsiantar kemungkinan sore ini (Jumat kemarin, Red) masuk," katanya.

Dijelaskan, surat yang ditembuskan ke Pemprov Sumut tersebut, berisi permohonan arahan dan petunjuk bagaimana penganggaran bisa lebih mudah dan cepat serta sesuai ketentuan.  "Apa upaya yang lebih dekat dan mudah dalam proses penganggaran ulang ini. Sebab harus ada payung hukumnya, apakah bentuk pinjaman, lalu pinjamannya seperti apa," ucap Hasban.

Menurut dia dari surat yang mereka ajukan itu, pengusulan ulang anggaran Pilkada Simalungun ada sekitar Rp20 miliar. "Kalau tidak salah Rp20 miliar anggaran yang diajukan," sebut dia.

 Pemprov Sumut sendiri kata Hasban, mengaku tidak memiliki anggaran untuk itu. Apalagi sesuai ketentuan, daerah terkait yang notabene peserta Pilkada wajib mengalokasikan anggaran guna pelaksanaan Pilkada. "Ya, itu domainnya kab/kota," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa kondisi ini tidak baik jika berlarut-larut. Apalagi pemerintah pusat sudah menyatakan sikap kalau sebelum Desember ini tahapan Pilkada di Simalungun dan Kota Pematangsiantar harus tuntas.

“Harapan kita sama dengan  pemerintah pusat, kalau bisa sebelum akhir Desember ini bisa kita gelar pelaksanaan Pilkada," jelasnya.

Sementara itu pada bagian lain, Hasban mengamini bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak tahun ini sangat rendah.

Ke depan Hasban berharap sosialisasi terkait pelaksanaan Pilkada ini bisa lebih baik lagi. "Faktanya begitu, di Sumut tingkat partisipasi kita memang kurang menggembirakan.  Ke depan kami kira diperlukan metoda dan evaluasi agar sosialisasi menyangkut Pilkada lebih tepat sasaran," pungkasnya. (A14/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru