Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Banjir Bandang Terjang 50 Pondok Wisata Bukit Lawang

* Tiga Jembatan Rusak
- Sabtu, 12 Desember 2015 23:29 WIB
496 view
Banjir Bandang Terjang 50 Pondok Wisata Bukit Lawang
Langkat (SIB)- Sedikitnya 50 pondok  di kawasan wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Langkat, rusak akibat diterjang banjir bandang  Jumat  dinihari (11/12) . Tidak ada  korban jiwa, namun akibat peristiwa itu kawasan wisata rusak  dan jalan dipenuhi lumpur .

Menurut salah seorang warga di lokasi, hujan lebat mengguyur kawasan wisata terkenal pemandian dan pusat rehabilitasi orang utan  itu  Kamis (10/12) sekira pukul  23.00 WIB dan beberapa saat  air secara berangsur terus naik dan berwarna keruh menguning .

Sejumlah  warga termasuk pemilik kios dan hotel yang tinggal di lokasi curiga dengan  intensitas air sungai naik dan mereka mulai siaga untuk menyelamatkan diri  ke arah yang lebih tinggi. Sehingga saat luapan air naik  Jumat sekira pukul 01.30 WIB,  warga sudah menyelamatkan diri.

Tidak lama air besar kembali datang dari arah hulu kawasan TNGL dan pegunungan  Tanah Karo tersebut dan sontak menerjang puluhan pondok maupun kios yang berada di bantaran sungai. Akibatnya pondok pondok yang umumnya terbuat dari tepas dan bambu hanyut terbawa arus .

Tidak hanya itu, tiga jembatan penyeberangan Sibayak Leuser dan Rindu Alam  turut diterjang air dan rusak nyaris roboh. Sedangkan satu jembatan kecil milik pengusaha penginapan lain hanyut terbawa arus .

Kepala Badan Penganggulangan Bencana daerah Kabupaten Langkat    Irwan Syahri dikonfirmasi Jumat mengaku akibat hujan dan banjir besar melanda kawasan wisata Bukit Lawang, puluhan pondok di bantaran  sungai rusak diterjang air .

“Benar banjir besar itu datang Jumat dinihari dan beberapa jam kemudian air surut dan kembali normal. Hingga Jumat siang warga masih membenahi lokasi pemondokkan maupun kios yang turut terendam air” sebut Irwan Syahri .

Diakuinya akibat peristiwa itu, tidak ada korban jiwa sedangkan nilai kerugian  belum dapat diketahui dan umumnya hanya fasilitas pondok kecil yang berada di bantaran atau pinggir sungai saja  .      

Kapolsek Bahorok AKP D Habeahan menyebutkan,  luapan air sungai yang tinggi itu diduga berasal dari wilayah hulu pengunungan. (B03/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru