Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Akses Jalan Masih Terputus di Dairi

* Warga Mulai Cemas Menanti Musim Panen Jagung
- Minggu, 13 Desember 2015 21:02 WIB
498 view
Akses Jalan Masih Terputus di Dairi
SIB/Theopilus Sinulaki
TERPUTUS : Akses jalan di Pasir Tengah ke Mangan Molih persisnya di sungai Lau Kanci-kanci Dairi terputus akibat tergerus air sedalam 2 sampai 3 meter. Foto dipetik Sabtu (12/12).
Tanah Pinem (SIB)- Sejumlah akses jalan di Kecamatan Tanam Pinem Dairi terputus sejak beberapa bulan lalu namun sampai saat ini belum ada perhatian Bupati Dairi, padahal petani mulai cemas menanti saat musim panen tiba pertengahan Desember bulan ini.

Kecemasan ini disampaikan Sentosa Pinem (48) warga Pasir Tengah dan R Silalahi (58) Sarmin Bangun (40)  Esron Ginting (49), Efendi Ginting (43)  penduduk Mangan Molih kepada SIB, Sabtu (12/12) di Manganmolih, Dairi. Menurut mereka, beberapa bulan lalu akses jalan Pasir Tangah ke Mangan Molih terputus akibat sungai Lau Kanci-kanci tergerus air hingga 2-3 meter. Demikian juga kondisi gorong-gorong jalan di Simpang Mangan Molih ambruk akibat diterjang banjir namun warga telah berupaya membuat jembatan darurat dari pohon kelapa juga telah rusak. Akibat kondisi tersebut jalan Pasir Tengah ke Mangan Molih seperti jalan mati hanya bisa dilalui sepedamotor.

Sementara akses jalan Pasir Mbelang ke Pasir Tengah persisnya  di Kendit Pamah setengah badan jalan mengalami longsor sehingga akses jalan tidak bisa dilalui truk atau sejenisnya. Termasuk jembatan Lau Peske terputus akibat ambruk mengakibatkan Desa Lau Peske juga terisolir.

Dari informasi yang diperoleh SIB, sejumlah jalan desa lainnya seperti Lau Njuhar I ke Desa Alur Subur juga mengalami hal yang sama. Akses jalan disamping rusak sebagian badan jalan juga amblas akibat terkena longsor.

Untuk itu, warga desa Pasir Tengah dan Mangan Molih berharap perhatian Pemkab Dairi untuk segera melakukan perbaikan agar akses transportasi pengangkutan hasil panen jagung musim ini tidak terkendala. Sebab selama ini warga juga kewalahan untuk berpergian akibat kondisi jalan tersebut belum lagi untuk berbelanja kebutuhan pokok ke Sidikalang atau ke Lau Baleng. (B02/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru