Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar Gelar Kompetisi Senam Prolanis

- Senin, 14 Desember 2015 18:04 WIB
435 view
BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar Gelar Kompetisi Senam Prolanis
SIB/Dok
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar Rasinta Ria Ginting berfoto bersama Kepala Dinas Kesehatan Dr Ronald Saragih dan peserta lainnya di sela-sela kegiatan Kompetensi Senam Prolanis dan gathering peserta, akhir pekan lalu di lapangan Brimob Pemata
Pematangsiantar (SIB)- BPJS Kesehatan  Cabang Pematangsiantar  menggelar kompetisi Senam Prolanis dan Gathering peserta BPJS Kesehatan akhir pekan lalu di lapangan Brimob Pematangsiantar. Kegiatan ini dibuka  Pj Wali Kota Pematangsiantar H Jumsadi Damanik, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Dr Ronal H Saragih MKes, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar Rasinta Ria Ginting  SE Ak  dan Wadanki Brimob Iptu Ghafur Hidayat.

Pj Wali Kota Pematangsiantar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kegiatan ini. Ia juga mengutarakan kekagumannya terhadap antusias peserta yang sebagian besar dari kalangan Lansia.

Kegiatan ini diikuti peserta BPJS Kesehatan dari Badan Usaha serta 13 klub Prolanis yang beranggotakan Lansia dari 13 FKTP di wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Selain itu juga sebagai bentuk silaturahmi dengan peserta BPJS Kesehatan, serta kegiatan ini juga sebagai ajang sharing antar klub Prolanis terkait aktivitas dan rutinitas di masing-masing klub.

Dengan tema “Peningkatan kualitas hidup melalui program promotif dan preventif”, BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar mengajak para peserta untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, kesadaran dan kemandirian mengenai perilaku hidup sehat dalam upaya mencapai standar indikator kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit.

Dalam sambutannya Rasinta Ria Ginting menyebutkan terdapat 155 diagnosa penyakit yang merupakan kompetensi dokter umum yang harus dapat diselesaikan di Faskes tingkat pertama. Oleh karenanya, Faskes tingkat pertama memiliki peranan yang amat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan masyarakat sehingga pasien tidak menumpuk dan terlantar di rumah sakit.

“Dengan adanya peningkatan kelompok peserta usia lanjut penderita penyakit kronis, pengobatan yang dilakukan seumur hidup yang menyebabkan peningkatan biaya pelayanan kesehatan serta panjangnya antrian di rumah sakit, BPJS Kesehatan menciptakan Program Rujuk Balik dimana peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis dengan kondisi stabil tidak perlu lagi mengantri di rumah sakit hanya untuk mengambil obat. Melainkan cukup datang ke Faskes tingkat pertama untuk memperoleh perawatan dan obat sesuai dengan yang direkomendasikan oleh dokter spesialis. Adapun jenis penyakit kronis dalam cakupan Program Rujuk Balik adalah Diabetes Melitus, Hipertensi, Jantung, Astma, PPOK, Epilepsi, Schizofrenia, Stroke, dan Lupus,” ujarnya.(C03/ r)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru