Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Membangun Kesadaran Berlalulintas, Lantas Polres Pematangsiantar Gandeng Tokoh Agama

- Senin, 14 Desember 2015 18:06 WIB
309 view
Membangun Kesadaran Berlalulintas, Lantas Polres Pematangsiantar Gandeng Tokoh Agama
Pematangsiantar (SIB)- Guna membangun kesadaran berlalulintas di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pematangsiantar berencana menggandeng Tokoh Lintas Agama.Rencana program itu disampaikan Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Gandi Darma Yudanto SH kepada SIB, Sabtu (12/12). Menurutnya, dengan adanya peran dari tokoh agama, baik itu dari agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu dan lain-lainnya, maka diyakini kesadaran berlalulintas akan semakin tinggi. Contohnya, kata Gandi, bila seseorang tidak memakai helm, itu sama saja dikategorikan dan berpotensi melukai dirinya sendiri.

"Coba kita dalami ilmu agama, baik itu Islam, Kristen, Buddha, Hindu dan lainnya. Apakah melukai diri sendiri itu dibenarkan? Tentu tidak kan, agama apapun itu dilarang melukai dirinya sendiri. Nah, kalau tidak pakai helm lalu kecelakaan, apakah itu tidak melukai diri sendiri? Tapi, kalau pakai helm kan bisa selamat," tuturnya. Kemudian, lanjut Gandi dampak positif yang akan timbul nantinya, kalau tokoh lintas agama berperan, maka dapat diyakini angka kecelakaan berlalulintas dapat berkurang. "Lalu, kalau misal tabrak lari itu tidak dosa, melanggar lampu merah itu tidak dosa, baru knalpot blong. Jelas semua itu dilarang dalam agama," tandasnya.

Untuk itu, kata Gandi, Satlantas Polres Pematangsiantar berencana akan menggandeng tokoh lintas agama dengan memberikan pencerahan kepada masyarakat. "Dalam waktu dekat kita akan berkomunikasi aktif dengan tokoh agama, kita akan bangun diskusi tersebut. Selanjutnya cara yang kita sinergikan nantinya, dengan memberikan selebaran atau buletin yang sudah ada tulisan-tulisan pencerahan agama terkait lalulintas kepada masyarakat. Kemudian, kita juga nanti akan rumuskan bahwa melanggar aturan, mengabaikan aturan itu adalah perbuatan dosa yang dilarang oleh semua agama," urai Gandi.

Gandi juga berharap para tokoh agama yang bersedia bekerjasama dengan Satlantas Polres Pematangsiantar agar menghubungi pihaknya demi terjalin komunikasi dua arah yang baik. "Iya kita harapkan lah, kalau ada yang mau bersedia. Kan, nggak mungkin juga nanti kemudian kita bisa jangkau semua. Siapa tahu saja kita lupa atau kurang mengetahui mana-mana saja tokoh agama yang bersedia bekerjasama dengan kita. Karena program ini sangat penting untuk kita bangun, disamping mengurangi angka kecelakaan, tujuannya ini juga akan membangun kesadaran bersama dalam berlalulintas," tutu Gandi. (Dik/MS/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru