Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Perayaan Natal “Partukkoan Sinta Mardongan” Pematangsiantar Penuh Suka Cita

- Senin, 14 Desember 2015 18:13 WIB
387 view
Perayaan Natal “Partukkoan Sinta Mardongan” Pematangsiantar Penuh Suka Cita
SIB/Harianto Siregar
NATAL: Panitia Natal "Partukkoan Sinta Mardongan" dan warga foto bersama seusai pelaksanaan acara Perayaan Natal, Sabtu (12/12), di Jalan Ricardo Siahaan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan.
Pematangsiantar (SIB)- Perayaan Natal "Partukkoan Sinta Mardongan" berlangsung meriah dan dihadiri ratusan keluarga maupun undangan, Sabtu (12/12), di Jalan Ricardo Siahaan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan.

Partukkoan merupakan perkumpulan orang-orang yang sepandangan tentang pentingnya kegiatan sosial di antara anggota dan di luar anggota yang saling membantu baik suka maupun duka.

"Visi itulah yang diwujudkan dalam perkumpulan ini walau berasal dari berbagai strata sosial dan profesi tapi mampu menyatukan misi di bidang sosial, khususnya dalam suka cita," kata Ketua Panitia Natal Partukkoan Sinta Mardongan R Sidabutar, didampingi panitia lainnya, M Hutabarat, dalam sambutannya.

Menurut Sidabutar, anggota partukkoan itu menjalin kebersamaan baik suka dan duka dipikul bersama sesuai kemampuan. Di samping itu menciptakan rasa gembira menjadi energi positif diantara anggota yang dampaknya sangat baik tanpa ada permusuhan yang muncul sebab saling membantu baik moril dan materil, dalam suka dan duka.

"Diharapkan partukkoan ini tetap eksis dan maju sehingga dapat dinilai suatu kegiatan sosial yang sangat baik yang berdampak positif," ucapnya.

Sementara itu, Pdt R Sitorus dalam khotbahnya meminta seluruh "Partukkoan Sinta Mardongan" supaya dapat lebih meningkatkan persaudaraan, kedamaian dan kasih di tengah-tengah partukkoan, khususnya di tengah masyarakat.

“Partukkoan Sinta Mardongan harus dapat menjadi contoh dan harus dapat menghilangkan prasangka buruk, karena selama ini prasangka masyarakat bahwa partukkoan adalah tempat yang tidak nyaman dan sering menimbulkan kriminal di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Acara Perayaan Natal diakhiri dengan makan bersama, serta ramah tamah di antara warga dan "Partukkoan Sinta Mardongan". (C06/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru