Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

2016, Tapteng akan Dirikan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan

- Senin, 14 Desember 2015 18:32 WIB
414 view
2016, Tapteng akan Dirikan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan
Tapteng (SIB)- Plt. Bupati Tapteng H, Sukran Jamilan Tanjung SE MM mengatakan, Tahun 2016 Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) akan mendirikan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan. Penjelasan tersebut disampaikan usai mengadakan pertemuan terkait rencana pendirian sekolah itu dengan mantan Rektor USU 2010-2015 Prof Syahril Pasaribu, Dekan Bidang Akademik Fakultas Perikanan dan Kelautan UNRI DR Sofyan Siregar (mewakili Universitas Riau), Ketua DPRD Tapteng dan Pengurus Yayasan Matauli Pandan serta sejumlah praktisi akademik, Kamis ( 10/12) di Ruang Garuda Kantor Bupati Tapteng di Pandan.

Sukran Tanjung mengatakan, landasan berpikirnya, Tapteng memiliki sebagian besar wilayah perairan (laut) yang terbentang luas dengan garis pantai 200 kilometer yang berbatasan dengan laut Aceh, Nias, Madina dan Australia. Maka Tapteng telah menjadi daerah maritim penghasil berbagai jenis ikan, bahkan sudah di ekspor ke mancanegara. “Untuk mendukung kemaritiman sekaligus mendukung program ‘nawacita’ pemerintah, saatnya Tapteng memiliki sekolah tinggi bidang kemaritiman, apalagi Indonesia akan menghadapi MEA, tentu dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan handal di bidang kemaritiman sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja asing,” katanya. Sukran mempresentasikan, prospek pendirian sekolah tinggi perikanan di wilayahnya sangat memungkinkan karena didukung lulusan SMA/SMK Tapteng sebanyak 5000 orang setiap tahun.

Posisi Tapteng yang strategis di Pantai Barat Sumut juga berpeluang mendatangkan peminat ilmu dari Aceh Singkil, Pakpak Barat,Tapsel Madina dan kabupaten/kota sekitarnya. “Tadi pada pertemuan, kami dari pihak Pemkab telah sepakat menghibahkan tanah untuk pembangunan kampus, karena tujuannya untuk mencerdaskan dan memajukan masyarakat Tapteng,” katanya. Mantan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu yang merupakan putra Tapteng mengatakan, proses pendirian sekolah tinggi tersebut sudah memasuki tahap pengurusan izin ke Kemenriset dan Perguruan Tinggi RI. “Pada saat bersamaan kita akan melakukan kerjasama dengan Universitas Riau dan Yayasan Matauli Pandan. Sehingga Tahun 2016 akan menerima mahasiswa angkatan pertama dan kampus sementara akan berada di lokasi SMA Matauli Pandan,” katanya.

Sementara Dr Sofyan Siregar dari UNRI menjelaskan, berbagai tahapan yang harus dilaksanakan untuk pendirian sekolah dimaksud diantaranya penyusunan studi kelayakan, rancangan rencana strategis 2015- 2020, rancangan statuta, penyusunan sistem organisasi, tata kelola dan sistem penjamin mutu internal, rancangan program dan peraturan akademik dan perencanaan fisik. “Untuk mendukung perkuliahan, sedikitnya harus ada 18 orang dosen dan minimal didukung 6 dosen strata dua (S2).Tahun pertama dibutuhkan pembangunan laboratorium budidaya perikanan, laboratorium penangkapan ikan, laboratorium/ studio sosial dan ekonomi perikanan dan kelautan,” katanya. (E06/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru