Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Ratusan Pendukung Nur – Amir “Geruduk” Kantor Panwaslih, KPUD dan Bupati Asahan

- Selasa, 15 Desember 2015 20:12 WIB
517 view
Ratusan Pendukung Nur – Amir “Geruduk” Kantor Panwaslih, KPUD dan Bupati Asahan
Kisaran (SIB)- Ratusan pendukung Brigjen TNI (Purn) DR Hj Nurhajizah Marpaung – Ir Amir Syarifuddin MM pasangan calon (paslon) Bupati/Wakil Bupati Asahan nomor urut 1 menggelar aksi demo ke kantor Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan kantor Bupati Asahan, Senin (14/12).

Massa yang datang dengan menaiki sepeda motor, becak bermotor, mobil sampai truk colt diesel menuding Panwaslih Asahan tidak profesional dan berpihak kepada salah satu paslon. Mereka mengatakan, keberpihakan Panwaslih terindikasi dari lambatnya memproses laporan pengaduan pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh tim paslon lain.

Dipimpin Ketua Relawan Syah Bandar Panjaitan, perwakilan massa akhirnya berjumpa dengan Panwaslih Asahan. Dalam pertemuan, Ketua Panwaslih Asahan Syafrial Syah menerangkan bahwa Panwaslih Asahan telah memproses pelanggaran Pilkada yang diduga dilakukan oleh Kasi Kesos Kecamatan Meranti.

“Hari ini, Senin (14/12), kasus tersebut sudah memasuki tahap persidangan,” ucap Yusrinaldi Divisi Hukum dan Pendindakan Panwaslih Asahan.

Untuk kasus pelanggaran lain, Ardiansyah, komisioner Panwaslih lainnya mengatakan masih dalam proses. Dirinya berharap agar massa bisa memaklumi tahapan-tahapan proses pemeriksaan pelanggaran Pilkada sesuai peraturan. Perwakilan massa dengan jubir Syah Bandar Panjaitan tidak menerima alasan tersebut. Dirinya sebagai pelapor ada menerima informasi bahwa paslon Bupati/Wakil Bupati  dimaksud ada dilokasi pembagian sembako, karena itu perlu dilakukan pemeriksaan oleh Panwaslih.

Kerasnya desakan atau memang mungkin tidak bisa mengelak, akhirnya membuat Panwaslih Asahan menyepakati untuk menyurati paslon nomor urut 2 untuk diperiksa besok, Selasa (15/12) pada negoisasi yang dihadiri Kasat Reskrim AKP Anderson Siringoringo SH MH dan Kasat Intel AKP Nainggolan. Adanya kesepakatan ini, perwakilan massa dan pendukungnya akhirnya membubarkan diri kemudian selanjutnya menggelar aksi demo ke kantor KPUD Asahan.

Di KPUD Asahan, massa diterima Ketua dan angggota KPUD Asahan. Darwis Sianipar SAg Ketua KPUD Asahan dalam menyahuti relawan/simpatisan Nur – Amir mengatakan sudah tepat mereka melaporkan pelanggaran Pilkada pada Panwaslih. Masalah pelanggaran pilkada, sebutnya, merupakan ranahnya Panwaslih dan tidak mungkin mereka mencampuri yang bukan kewenangan mereka.

Massa melanjutkan aksinya ke kantor Bupati Asahan. Disini, mereka menuntut Pj Bupati Asahan Drs HM Fitriyus SH MSP agar menindak tegas PNS yang terlibat langsung melakukan pelanggaran Pilkada. Hingga pukul 17.00 WIB, Pj Bupati Asahan tidak kunjung datang dan hal tersebut membuat massa semakin berang. Syaid Muhsi dan yang lainnya mereka berjanji tidak akan pulang sebelum Pj Bupati Asahan menjumpai mereka dan secara spontan massa bergerak ke depan pintu rumah dinas Bupati Asahan sambil membakar ban.

Tak lama aksi bakar ban terjadi, Pj Bupati Asahan HM Fitriyus akhirnya hadir menjumpai massa di tengah-tengah aksi pembakaran ban. Kanit Tipikor Polres Asahan Ipda Rianto selanjutnya menyarankan agar Pj Bupati Asahan menyikapi massa di halaman kantor bupati. Pada kesempatan itu, Fitriyus yang didampingi Kapolres Asahan menegaskan akan menindak PNS yang terlibat langsung dalam pelanggaran Pilkada Asahan.

“Saya tidak main-main, melalui baliho serta spanduk saya juga menekankan PNS termasuk TNI dan Polri harus netral. Jika nanti hasil Gamkudu, ada PNS yang terbukti melakukan pelanggaran Pilkada akan ditindak tegas,” tegas Fitriyus.

Usai Bupati memberikan keterangan, Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK langsung menyapa para pendemo. Dirinya meminta kepada massa untuk bersabar mengikuti proses yang sedang berlangsung, apalagi Pj Bupati Asahan berjanji akan memberi sangsi tegas kepada setiap PNS yang terbukti melakukan pelanggaran Pilkada. Atas himbauan ini, massa Nur – Amir akhirnya memaklumi dan akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (D04/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru