Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Pegawai PD Pasar Pematangsiantar Tewas Tergantung

- Rabu, 16 Desember 2015 18:02 WIB
310 view
Pegawai PD Pasar Pematangsiantar Tewas Tergantung
Pematangsiantar (SIB)- Mangatas Simanjuntak (42), pegawai honorer di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Horas Jaya, Pematangsiantar ditemukan tewas tergantung di rumahnya Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat, Selasa (15/12). Belum diketahui penyebab tewasnya Mengatas.
Sebab selama ini ia yang hanya tinggal berdua dengan istrinya boru Napitupulu dan dikenal pendiam dan jarang berbicara dengan tetangganya.

Menurut warga sekitar, peristiwa itu pertama kali diketahui Antonius Ketaren, tetangga sebelah rumahnya. Waktu itu, pagi sekira pukul 06.00 WIB, Antonius bermaksud memberi makan ayamnya di kandang di belakang rumahnya. Setiba di belakang rumah, Antonius melihat Mangatas dalam kondisi leher terikat dan lidah menjulur tergantung di salah satu tiang atap belakang rumahnya.

"Waktu aku mau ngasi makan ayam, aku melihat Mangatas sudah tewas tergantung di belakang rumahnya," ucap Antonius. Melihat hal itu, Antonius langsung mengabari tetangganya yang kemudian berdatangan ke lokasi dan menurunkan mayat korban. Antonius mengaku tak tahu penyebab tetangganya itu tewas tergantung. Sebab, selama ini Mangatas termasuk pendiam.

Sementara tetangga lainnya, bermarga Simamora menjelaskan, selama ini Mangatas sangat pendiam. Bahkan kalau sedang duduk di kedai kopi, ia tak banyak bicara. "Tetapi memang dia sering terlihat melamun. Yang saya tau, ia sudah setahun bekerja di PD Pasar Horas Jaya, dan sampai saat ini belum punya anak," katanya.

Tak lama berselang, beberapa petugas kepolisian dari Polres Pematangsiantar dan Polsek SiantarMarihat turun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab kematian Mangatas. Namun, pihak keluarga tidak bersedia jasad Mangatas diotopsi. Sebab, menurut keluarganya hal itu tidak perlu dilakukan, karena yakin kematian Mangatas murni gantung diri.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Dodi Darjanto SIK, MTTA melalui Kanit SPKT I Ipda Elman Tampubolon membenarkan korban tewas gantung diri, sementara motifnya sedang diselidiki. (Dik/MS/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru