Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026
Tidak Dapat Beras Jadup

Warga Desa Simacem Pengungsi Erupsi Sinabung Mengadu ke Bupati

- Kamis, 17 Desember 2015 19:50 WIB
368 view
Warga Desa Simacem Pengungsi Erupsi Sinabung Mengadu ke Bupati
SIB/Alexander Hr Ginting
TEMUI WARGA: Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Asisten I, Asisten II, BPBD dan sejumlah pimpinan SKPD, Rabu (16/12) menemui warga Desa Simacem di sudut halaman kantor bupati.
Kabanjahe (SIB)- Sekitar 140 kepala keluarga (kk) warga desa Simacem yang direlokasi akibat erupsi Sinabung, Rabu (16/12) mengadu ke bupati Karo. Melalui perwakilan 140 kk warga desa, Johanes Ginting (Bapa Selvia), Petrus Sembiring (Bapa Puspa), Normin Br Ginting, Sori Br Ginting didampingi PLt Kepala Desa Les Anto (sekretaris desa) menyampaikan kepada bupati bahwa, mereka belum mendapat beras bulog sebagai jaminan hidup (Jadup) dari pemerintah yang disalurkan melalui Dinas Sosial Karo.

“Kami hadir di kantor Dinas Sosial untuk mendapatkan 15 kg beras Jadup. Tapi saat dibagikan Kabid Rehabilitasi Sosial dan Bansos Dinas Sosial, Usaha Purba, tiba-tiba dilarang pimpinan dinas yang hadir saat pembagian jadup baru dimulai. Atas perkataan pimpinan dinas, pembagian Jadup pun berhenti dan kami yang membawa kartu keluarga sebagai alat bukti sah untuk menerima Jadup spontan batal tanpa alasan, makanya kami melapor kepada bapak bupati,” ujar perwakilan warga didampingi Plt Kepala Desa di ruang kerja bupati.

Bupati Karo didampingi Asisten I, Suang Karo-karo, Matius Sembiring, PLt Kepala BPBD Karo dan sejumlah pimpinan SKPD meminta agar masyarakat tenang dan tidak memperuncing masalah. Warga diminta menunggu di halaman kantor bupati dan beras segera dijemput pihak BPBD dan dibagikan. “Kalau ada masalah, jangan terus berpikir negatif. Mungkin Kepala Dinas Sosial ada masalah melihat warga menuntut beras dan mungkin juga ada kesalahpahaman,” ujar bupati menemui warga yang berkumpul di sudut halaman kantor bupati.

Beberapa saat beras Jadup pun tiba dan bupati langsung meneyerahkannya kepada Plt Kepala Desa dan dibagikan kepada warga pengungsi dari Desa Simacem sampai bubar dengan tenang. Warga mengucapkan terima kasih atas kebijakan yang diberikan bupati sehingga beras jadup 15 kg yang mereka harapkan dapat dibawa pulang.

Kadis Sosial Almina Br Bangun SH yang dikonfirmasi SIB di kantor bupati, Rabu (16/12) kenapa hal itu terjadi, tidak berkomentar panjang. Hanya kesalahpahaman saja itu, ujarnya singkat. (BR2/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru