Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Kementerian LHK RI Bantu Petani Korban Erupsi Sinabung Membuat Pupuk Organik

- Jumat, 18 Desember 2015 19:44 WIB
320 view
Kementerian LHK RI Bantu Petani Korban Erupsi Sinabung Membuat Pupuk Organik
SIB/Alexander Hr Ginting
SERAHKAN NASKAH KERJA SAMA: Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan Dr Ir Dwi Sudharto MSi dan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH saling tukar naskah kerja sama dalam rangka pembuatan pupuk organik dari hasil hutan untuk warga pengungsi Sinabung di Siosar dan masy
Kabanjahe (SIB)- Disaksikan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Pusat Litbang hasil hutan di Bogor, membantu warga petani korban erupsi Sinabung di Siosar membuat pupuk organik dari sisasisa hasil hutan sebagai pengganti pupuk kimia. Selain pengungsi Siosar, KLHK juga membantu warga Desa Sugihen Kecamatan Juhar dan Desa Namanteran, Kecamatan Namanteran dimulai tahun 2016 selama 3 tahun.

Demikian dikatakan Kadis Kehutanan Karo Ir Martin Sitepu dan Kepala Bappeda Karo, Mulianta Tarigan didampingi staf, Nasib Sianturi dan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH kepada SIB, Kamis (17/12) di ruang kerja bupati Karo saat menerima kunjungan MS Kaban dan Dr Ir Dwi Sudharto MSi Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan serta sejumlah staf ahli KLHK. Dijelaskan bupati bahwa, kerjasama dalam pembuatan pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia yang dipakai petani selama ini, dengan mengolah sisa-sisa kayu, akar kayu pada lahan kawasan hutan yang dipinjam pakai warga pengungsi erupsi Sinabung di Siosar.

Dari pengolahan tersebut dapat menghasilkan cuka kayu dan arang kompos bio aktif yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Upaya ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya bagi petani yang direlokasi di kawasan Siosar. Termasuk masyarakat lainnya dengan melibatkan masyarakat Desa Sugihen dan masyarakat Namanteran selama 3 tahun dimulai dari 2016. Upaya kerjasama diawali dengan penandatangan MoU Kepala Badan Litbang, Dr Hendri Bastaman, MES dan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH, No. NK/Litbang-P3 HH/2015 dan Nomor 119/2096/Bappeda/ 2015 tanggal 1 Desember 2015 dan dilanjutkan penandatangan kerjasama antara Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan Dr Ir Dwi Sudharto MSi dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH di Kabanjahe, Kamis (17/12) Nomor 522/557/Bappeda/2015.

Perwakilan dari KLHK juga telah melakukan peninjauan dan survei di kawasan hutan Siosar dan daerah Sugihen dan Namanteran. Melalui kelompokkelompok tani dengan peserta dari warga pengungsi erupsi Sinabung di Siosar dan masyarakat lainnya, akan dilatih di lokasi pembuatan pupuk organik dari sisa-sisa hasil hutan. Masyarakat akan dibina dan dilatih memanfaatkan hasil hutan tersebut. Tujuan utama kita, bagaimana masyarakat Siosar dan masyarakat luas dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai upaya peningkatan produksi pertanian secara umumnya di Tanah Karo”, ujar Bupati didampingi PLt Kadis Pertanian Munarta Ginting. (BR2/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru