Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Lalat Serang Permukiman Warga Kelurahan Gading

* Pemko Tanjungbalai Diminta Tangani Serius
- Senin, 21 Desember 2015 23:45 WIB
377 view
Lalat Serang Permukiman Warga Kelurahan Gading
Tanjungbalai (SIB)- Lalat menyerang permukiman warga di Kelurahan Gading Kecamatan Datuk Bandar. Warga resah mohon perhatian serius Pemko Tanjungbalai.

Kepala Lingkungan IV Kelurahan Gading Irwan yang ditemui SIB, Sabtu (19/12) petang di kediamannya Jalan Anwar Idris Datuk Bandar, membenarkan keresahan warga atas serangan  lalat yang terjadi setahun terakhir.

"Iya, setahun terakhir inilah yang dihadapi warga di sini. Hampir setiap satu bulan sekali kami dibuat pusing. Hampir setiap bulan kami diserang lalat. Lalat datang tak sehari atau dua hari lalu hilang, bisa lebih sepekan lamanya,"keluh Irwan.

Menurut Irwan, lalat yang menyerang permukiman warga terjadi sejak beroperasinya usaha peternakan ayam di Lingkungan IV Kelurahan Gading. "Sejak bukanya usaha ternak ayam di kelurahan ini serangan lalat mulai muncul. Sudah sering dikeluhkan warga dan sudah berulang kali dilayangkan surat tapi belum ada respon nyata pemerintah meskipun para pejabat terkait telah turun ke lokasi,"tegasnya heran tindakan tak terealisasi keresahan terus meningkat.
Keluhan Irwan dibenarkan tetangganya Surya Eka yang turut prihatin atas serangan lalat. "Memang ada ternak ayam di dalam, di tengah kebun sawit yang jaraknya ratusan meter dari sini. Serangan lalat mulai muncul sejak adanya usaha itu,"terang Eka.

Irwan selaku Kepling IV tak pernah didatangi terkait permohonan ijin usaha ternak ayam. "Saya selaku Kepling tak pernah dimintai pihak pengelola kandang ayam terkait permohonan ijin. Yang pasti kami sudah melayangkan surat ke pemerintah daerah tapi belum ada respon nyata,"ujarnya.

Amatan SIB, Sabtu petang ratusan lalat menempel di kertas khusus anti lalat yang diletakkan pedagang warung miso di Jalan Anwar Idris Lingkungan IV Kelurahan Gading. "Terpaksalah bertambah biaya pengeluaran. Setiap lalat menyerang, saya terpaksa mengeluarkan biaya tambahan yang dalam sehari uang yang saya habiskan mencapai Rp10 ribu hanya untuk membeli beberapa lembar kertas penangkal lalat. Maunya Pemko  mencari solusi atas masalah yang kami alami.

Belum dapat dipastikan kebenaran terkait serangan lalat disebabkan dari beroperasinya usaha ternak ayam di kelurahan itu, namun realita yang terjadi  lalat sejak setahun terakhir telah meresahkan warga di Kelurahan Gading.(D19/c)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru