Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Kerap Macet, Parkir Seputaran Taman Hewan Pematangsiantar Harus Segera Ditata

- Senin, 28 Desember 2015 18:23 WIB
489 view
Kerap Macet, Parkir Seputaran Taman Hewan Pematangsiantar Harus Segera Ditata
SIB/Harianto Siregar
MENINJAU: Penjabat (Pj) Wali Kota Pematangsiantar Drs Jumsadi Damanik SH MHum didampingi Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman (Tarukim) Drs Lukas Barus, Kepala Dinas Kebersihan Drs Robert Samosir, Plt Kabag Humas Jalatua Hasugian meninjau perparkiran Taman H
Pematangsiantar (SIB)- Kemacetan arus lalu lintas di sekitar Taman Hewan Pematangsiantar, khususnya setiap hari libur dan hari besar keagamaan tak bisa dibiarkan terus terjadi. Hal tersebut mengingat beram jalan di sepanjang Jalan Gunung Simanuk-manuk terlalu sempit serta area parkir kendaraan pengunjung yang tidak memadai, sehingga sangat berdampak mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Kondisi ini tak boleh dibiarkan terus terjadi, kita harus mencarikan solusi, agar pengguna jalan serta pengunjung Taman Hewan sama-sama nyaman,” tegas Penjabat (Pj) Wali Kota Pematangsiantar Drs Jumsadi Damanik SH MHum saat meninjau langsung kondisi kemacetan arus lalu lintas dan melihat persiapan Taman Hewan menyambut Tahun Baru 2016, Minggu (27/12).

Didampingi Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman (Tarukim) Drs Lukas Barus, Kepala Dinas Kebersihan Drs Robert Samosir, Plt Kabag Humas Jalatua Hasugian serta General Manager Taman Hewan Nanda Suhaida, Pj Wali Kota memerintahkan agar pot-pot bunga permanen di tepi jalan depan Taman Hewan segera dibongkar.

Selain itu, dia juga meminta supaya saluran drainase yang ada di kiri-kanan Jalan Gunung Simanuk-manuk digeser merapat ke tepi bangunan Taman Hewan dan permukiman penduduk. Hal tersebut bertujuan agar beram jalan semakin lebar dan bisa ditata untuk area parkir. Dan kepada para pedagang yang ada di area badan jalan juga agar dipindahkan, karena telah mempersempit area parkir.

Selain itu, seluruh bangunan kios permanen yang berada persis di depan gerbang masuk Taman Hewan juga diminta untuk dimundurkan agar pengunjung kios memiliki lokasi parkir tersendiri. “Ini semua kita tata demi kepentingan bersama. Jika semua pihak memahaminya, tentu pengunjung yang datang ke sini serta pengguna jalan yang lintas sama-sama merasakan kenyamanan,” imbuhnya.

Sementara itu General Manager Taman Hewan, Nanda Suhaida kepada Pj Wali Kota menjelaskan, untuk menghadapi pengunjung saat perayaan Tahun Baru, pihaknya sudah melakukan antisipasi, khususnya, pada hari puncak antara 1-3 Januari, diperkirakan 25.000 per hari pengunjung akan membanjiri Taman Hewan.
“Kami telah melakukan persiapan dan pembenahan agar pengunjung yang datang merasa senang dan nyaman. Karena memang Taman Hewan ini selain untuk kepentingan konservasi, juga dibuka untuk umum,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa pemasukan dari penjualan karcis seharga Rp 25 ribu/orang, selama ini tak dapat menutupi biaya operasional. Karena untuk menutupi biaya makanan hewan pihaknya menghabiskan Rp 12 juta per hari, belum biaya obat-obatan untuk hewan serta biaya operasional petugas dan lain-lainnya.

“Jadi, rata-rata kita harus persiapkan Rp 600 juta/bulan untuk operasional Taman Hewan ini,” katanya seraya menambahkan setiap hari pengunjung yang datang ke Taman Hewan rata-rata sebanyak 200-250 orang. (C06/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru