Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 24 Oktober 2026

F-KIBBLA Asahan Minta Kasus Putusnya Leher Bayi Tidak Terulang

- Kamis, 14 Januari 2016 20:21 WIB
274 view
F-KIBBLA Asahan Minta Kasus Putusnya Leher Bayi Tidak Terulang
Kisaran (SIB)- Dugaan terjadinya malpraktek yang dilakukan seorang perawat di Desa Aek Nagali Kecamatan Bandar Pulo Kabupaten Asahan hingga menyebabkan putusnya kepala bayi perempuan anak dari pasangan Bohirin dan Farida Hanum dalam persalinan menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah Forum Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (F-KIBBLA) Asahan yang mendesak Kelompok Kerja (Pokja) Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (PIBBLA) untuk segera bertindak mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan guna mengantisipasi tidak terjadinya kembali putus kepala maupun anggota tubuh lainnya pada persalinan ibu yang akan melahirkan.

“Kita berharap Pokja Penyelematan Ibu dan Bayi Baru Lahir tidak berdiam diri melihat kejadian di Desa Aek Nagali,” sebut  Ketua F-KIBBLA Asahan, Nazli, Selasa (12/1).

Menurut Nazli, menyikapi peristiwa tragis tersebut, Pokja Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir yang diketuai Sekda Kabupaten Asahan harus melakukan tindakan konkrit untuk mengantisipasi agar peristiwa yang sama tidak terjadi lagi. Selain itu, katanya, Ketua Pokja PIBBLA  setidaknya harus segera mungkin mengumpulkan seluruh anggota Pokja.

Hal senada disampaikan Fachri Mizan Harsono selaku CSSC (Civil Society Strengthen Coordinator) salah satu staff EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) di Asahan. Pokja PIBBLA, katanya, merupakan usulan yang di sampaikan oleh Tim EMAS kepada Pemerintah Asahan guna memperbaiki system penatalaksanaan dalam hal penyelamatan ibu dan bayi baru lahir.

“Kita merasa dalam meyelamatkan ibu hamil dan bayi baru lahir tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan rumah sakit, maka dalam SK POKJA bernomor 236 – Kes/2015 itu melibatkan beberapa SKPD dan elemen masyarakat dan kita harap melakukan pertemuan 3 bulan sekali,” jelas Fahri. (D04/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru