Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Warga dan Pengguna Sesalkan SPBU di Dolokmasihul Kerap Tutup

- Rabu, 07 September 2016 11:12 WIB
534 view
Warga dan Pengguna Sesalkan SPBU di Dolokmasihul Kerap Tutup
SIB/Jekson Turnip
SPBU dengan nomor 13.203.188 kerap tutup dikeluhkan warga Dolok Masihul. Foto dipetik Selasa (6/9).
Dolokmasihul (SIB)- Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nomor 13.203.188 yang berlokasi di Jalan Pahlawan Dolokmasihul Kabupaten Sergai jadi perbincangan hangat kalangan masyarakat karena kerap tutup atau tidak beroperasi.

Warga sekitar di antaranya Darto (60) kepada SIB, Selasa (6/9) mengatakan, para pengendara sering terkecoh dengan tulisan di depan SPBU yang menyebutkan 'minyak dalam perjalanan'. "Entah sampai kapan minyak sampai ke SPBU belum pernah kita perhatikan beberapa bulan terakhir ini," sebutnya.

Ia juga menambahkan, masyarakat sekitar harus ke Kota Tebingtinggi yang memakan waktu setengah jam jika hendak isi minyak, sehingga roda perekonomian berjalan tidak maksimal dari segi efektivitasnya. Menurutnya juga untuk memajukan perekonomian masyarakat di butuhkan kehadiran SPBU yang bisa aktif selalu melayani masyarakat.

Terpisah warga lainnya bernama Dani (40) menduga, penyebab kerap tutupnya SPBU karena bangkrut yang kemungkinan akan dijual. "Jika hendak dijual atau dialihkan ke pihak lain hendaknya tidak ada tertulis minyak dalam perjalanan lagi karena membuat warga  terkecoh," jelasnya.

Pengendara, Ibrahim Manik dari Siantar menuju Medan via Dolokmasihul juga ikut terkecoh. Ia hendak isi minyak untuk melanjutkan perjalanan tetapi tutup. "Hendaknya pom bensin ini diaktifkan kembali agar pengendara yang melintas dapat menikmati BBM dan juga fasilitas seperti toilet," ucap Ibrahim.

Lurah Pekan Dolokmasihul Ahmad Wirahadi ketika dikonfirmasi melalui telepon selular membenarkan kerap tutup SPBU. Ia juga mengatakan sudah minta penjelasan lewat lisan dan tulisan kepada karyawan yang menjaga, hingga saat ini juga belum ada jawaban. Kemungkinan galon akan dijual turut dibenarkan oleh lurah. (JT/y)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru