Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Ketua MUI Medan: NKRI Jangan Dikalahkan Teroris

- Kamis, 08 September 2016 10:32 WIB
168 view
Ketua MUI Medan: NKRI Jangan Dikalahkan Teroris
Medan (SIB)- Ketua MUI Kota Medan Prof DR H Muhammad Hatta mengatakan, pihaknya menyerahkan kepada pihak berkompeten untuk melakukan penyidikan dan transparan terkait informasi menyebutkan pelaku Bom "IAH" kontak langsung dengan Bahrun Naim.

"Kalau itu memang benar, tolong dibuktikan. Masalah ini harus dituntaskan. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jangan kalah dari terorisme. Kita minta Polri melakukan penyidikan-penyidikan, tangkap dan adili secara transparan sehingga masyarakat tahu. Saya percaya kepada Polri untuk menuntaskan dengan pembuktian secara transparan," harapnya.

Imbauan MUI Medan kepada masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Saat ini kerukunan keagamaan di Indonesia sudah mapan, namun banyak orang yang tidak suka sehingga menimbulkan aksi-aksi merusak hubungan sesama agama di negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini.

"Terus terang saja kejadian ini sangat merugikan kita, ini sudah menjadi musuh bersama. Siapa saja yang mendatangkan kegoncangan di dalam negeri kita ini sudah menjadi musuh bersama yang harus kita hadapi bersama pula," ungkapnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkapkan pelaku teror bom di Medan, IAH, melakukan aksinya sendirian.

Meski demikian, IAH berkontak langsung dengan Bahrun Naim. Nama terakhir adalah warga negara Indonesia yang menurut polisi bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan dikaitkan dengan sejumlah aksi teror di Indonesia.

Teror itu termasuk peledakan bom di Mapolresta Solo, percobaan teror bom di Surabaya, serta peledakan bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. "Dia memiliki kontak langsung dengan Bahrun Naim, yang ada di Raqqa Syria," kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

"Ini fenomena baru. Lone wolf. Merekrut anak-anak di bawah 18 tahun dan kemudian membuat bom sendiri, merakit sendiri, melakukan aksi sendiri," ujar mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Percobaan bom bunuh diri oleh IAH (18) terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (28/8) pagi. (A18/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru