Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Ir Akhyar Nasution Buka Muscab IV Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia

- Kamis, 08 September 2016 11:19 WIB
333 view
Ir Akhyar Nasution Buka Muscab IV Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia
Medan (SIB)- Pekerja transportasi adalah bagian yang tidak dapat dilepaskan dari pembangunan yang selama ini dilaksanakan. Pekerja transportasi ini merupakan pahlawan pembangunan yang harus diperhatikan kesejahteraannya, patut dihargai setiap perjuangan dan kinerjanya. Pekerja transportasi merupakan jasa terpenting bagi masyarakat karena transportasi ibarat darah yang menjadikan sebuah kota hidup.

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution saat membuka Musyawarah Cabang IV Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (K-SPSI) Kota Medan 2016, Rabu (7/9) di Hotel Emerald Garden. Hadir pada acara itu Ketua Umum DPP SPTI-K.SPSI Surya Batubara, Ketua DPD Golkar Medan HM Syaf Lubis SE, Ketua DPD SPTI-K.SPSI Sumut CP Nainggolan, SE, MSP, Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Medan S Armansyah Lubis.

Akhyar mengatakan, pekerja adalah elemen penting dalam jalannya industrialisasi yang merupakan agenda sentral dalam pembangunan sebuah negara, tetapi begitu banyak fakta yang menunjukkan betapa arti penting pekerja bagi industrialisasi berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraannya. Bukan hanya masalah kesejahteraan secara ekonomi, lebih dari itu pekerja juga harus menghadapi aksi represif dan lain sebagainya. Hal ini terjadi dibegitu banyak negara terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

"Melalui momentum Muscab ini kaum pekerja harus mulai berdaya, berdaya artinya bukan melawan, namun dapat menjadi mitra perusahaan untuk memajukan usahanya dan tentunya K-SPSI juga dapat bermitra dengan pemerintah untuk menjawab semua persoalan mengenai pekerja transportasi di Medan," ujar Akhyar.

Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (K-SPSI) Kota Medan Antoni Parulian mengatakan, Muscab ini merupakan suatu momen bagi K-SPSI untuk melakukan intruksi konstitusi organisasi untuk bermusyawarah menentukan nasib K-SPSI kedepannya yang lebih baik lagi, guna memilih pengurus yang baru serta menyusun program-program kerjanya. Peserta yang hadir sebanyak 150 orang dari prangkat yang ada. (A10/y)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru