Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

DPRDSU akan Pertemukan Pedagang Pasar Aksara dengan Kepala Staf Kepresidenan

- Kamis, 08 September 2016 15:33 WIB
448 view
DPRDSU akan Pertemukan Pedagang Pasar Aksara dengan Kepala Staf Kepresidenan
SIB/Arjuna Bakkara
MENANGIS : Seorang pedagang menangis saat menyampaikan keluhannya kepada Anggota DPRDSU Sutrisno Pangaribuan ST yang menemui mereka di Jalan Aksara Medan, Selasa (6/9).
Medan (SIB)- Anggota DPRDSU Sutrisno Pangaribuan ST menemui pedagang Pasar Aksara yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu di Jalan Aksara Medan, Selasa (6/9). Dari hasil pertemuannya, ia akan mendampingi pedagang menyampaikan keluhan mereka kepada Presiden melalui kepala staf kepresidenan pada 13-15 September mendatang di Jakarta.

"Saya sudah koordinasi dengan teman-teman di Fraksi PDIP Perjuangan yang berhubungan dengan Kepala Staf Kepresidenan, mudah-mudahan pada 13-15 September ada jadwal, saya dengan teman-teman pedagang Pasar Aksara ini bersama-sama menemuinya yang dilanjutkan ke Kementerian Perdagangan. Biar perhatian pemerintah pusat jelas kepada pedagang di sini," ujar Sutrisno.

Sebelumnya, pada pertemuan itu, beberapa pedagang menyampaikan berbagai keluhannya kepada Sutrisno. "Sampai sepuluh kali kami ke kantor wali kota, sekalipun tak mau wali kota menemui kami," kata Risma boru Purba, seorang pedagang.

Saut Turnip, Sekretaris Ikatan Pedagang Korban Kebakaran Pasar Tradisional Aksara Medan kepada Sutrisno menyampaikan, kiranya aspirasi mereka dapat ditampung pemerintah pusat, agar pasar tetap diadakan di tempat sebelumnya.

Bahkan, kata Saut, kalau Pemko memang tak mampu memfasilitasi perbaikan kios, pedagang juga siap membangun kios, asalkan diberi legalitas.
Boru Simbolon pedagang Pasar Aksara lainnya, mengaku para pedagang menolak direlokasi ke Jalan Willem Iskandar karena lokasi yang jauh. Tak hanya itu, menurut pedagang, Pemko Medan juga mewajibkan mereka membayar Rp15 juta per orang untuk biaya kios.

"Pak kami sangat berharap, hanya kepada bapak kami mengadu supaya kami tidak digusur. Kami masih harus hidup. Tolong sampaikan ke Bapak Presiden," ujar seorang pedagang lainnya sambil menangis.

Menyikapi berbagai keluhan yang disampaikan, Sutrisno mengatakan akan membawa perwakilan pedagang menyampaikan keluhan tersebut kepada Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta dalam waktu dekat. Ia juga mendukung segala bentuk protes yang dilakukan pedagang seperti berjualan di badan jalan. Sehingga apa yang menjadi keluhan mereka diperhatikan pemerintah, khususnya Pemko Medan yang dinilainya belum dapat memberikan solusi yang tepat.

"Saya juga setuju dengan apa yang dilakukan bapak dan ibu di sini. Tempati saja jalan ini, sampai keluhan ini ditangani, karena tidak ada pilihan lain yang dapat diberikan oleh Pemko Medan," jelasnya.

Pantauan wartawan, akibat pedagang yang berjualan di pinggir jalan membuat arus lalu lintas tidak lancar. (A22/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru