Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

BNNP Sumut dan Para Wartawan Bertemu Membahas Pemberantasan Narkoba

- Jumat, 09 September 2016 12:11 WIB
501 view
BNNP Sumut dan Para Wartawan Bertemu Membahas Pemberantasan Narkoba
SIB/Roy Surya Damanik
TATAP MUKA BAHAS P4GN: Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto didampingi Kabid Penindakan Narkoba AKBP Agus Alimuddin, Kabid Cegah dan Yanmas AKBP Magdalena br Sirait dan Humas AKBP S Sinuhaji menggelar tatap muka dengan wartawan media cetak, el
Medan (SIB)- Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggelar tatap muka dengan wartawan media cetak dan elektronik membahas serta sosialisasi terkait Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Ballroom Jalan Teuku Cit Ditiro Medan, Kamis (8/9) pagi.

Acara itu dipimpin Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto didampingi Kabid Penindakan Narkoba AKBP Agus Alimuddin, Kabid Cegah dan Yanmas AKBP Magdalena br Sirait dan Humas AKBP S Sinuhaji.

Selanjutnya dilakukannya sesi tanya jawab, dimana sejumlah wartawan bertanya kepada Kepala BNNP Sumut terkait sulitnya melakukan konfirmasi terhadap pihak BNN terkait suatu peristiwa. Wartawan juga memberi saran supaya diberi 1 pintu untuk dapat konfirmasi. Wartawan juga bertanya langkah-langkah  BNN untuk mengatasi peredaran Narkoba di Sumut, jangan lebih banyak sosialisasi dan apa saja yang dilakukan terhadap para pencandu Narkoba.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Andi Loedianto mengaku sudah merencanakan untuk mengunjuk 1 orang supaya bisa 24 jam penuh untuk dikonfirmasi.
"Kita menyatakan perang terhadap bandar dan jaringan Narkoba. Penanganan hukumnya harus lebih keras lagi. Selain itu kita berupaya menutup celah penyelundupan Narkoba, pintu masuk seperti pelabuhan maupun Bandara termasuk pelabuhan tikus," ujarnya.

Lanjutnya, ada 6 perintah Presiden Jokowi dalam penanganan Narkoba, di antaranya Polri, TNI, BNN, Kemenkumham, Kominko, Kemenkes dan Beacukai bersama-sama menghilangkan ego sektoral. Semua keroyok rame-rame, gencarkan kampanye kreatif, utamakan generasi muda dan tingkatkan waskat pada Lapas

"Untuk para pecandu Narkoba, harus dilakukan program rehabilitasi. Rehab berjalan juga efektif, sehingga rantai penyalahgunaan benar-benar terputus. Lokasi rehab milik BNNP Sumut sudah ada di Lubukpakam, Deliserdang yang kapasitasnya 100 orang. Kita juga fokus untuk menyembuhkan pemakai Narkoba," terangnya.

Peranan media, sambungnya, dalam P4GN di antaranya penyebaran informasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan sebagainya. Selain itu pihaknya juga akan membentuk Sub Satgas dari seluruh instansi pemerintahan dan elemen masyarakat.

"Selain eks Kampung Kubur (Kampung Sejahtera), di Kampung Mekarsari Deliserdang kita sekarang ini melibatkan masyarakat bekerjasama untuk pemberantasan Narkoba. Jika ada masyarakat melaporkan lokasi rumah bandar Narkoba di wilayahnya, akan kita tindak lanjuti. Akan kita bentuk Sub Satgas dari seluruh instansi pemerintahan dan elemen masyarakat keseluruhannya," pungkasnya.

Dikatakannya lagi, Kepala BNNP Sumut belum lama ini bertemu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kepala BNN RI Komjen Budi Waseso, yang sudah berjanji akan memberikan anjing pelacak dan perlengkapan senjata untuk pemberantasan Narkoba di Sumut.

"Sering razia kos-kosan di Kota Medan. Kenyataannya sungguh sangat miris, karena rata-rata yang terjaring razia anak-anak SMP dan saat dites urine, positif menggunakan Narkoba jenis sabu. Komponen otak yang paling dirusak Narkoba di antaranya daya analisi, daya sintesa, daya analogi, logika berfikir, daya nalar dan sebagainya. Kita juga berharap kerjasama masyarakat dengan kita untuk melaporkan peredaran Narkoba di wilayahnya masing-masing. Silahkan laporkan ke call center BNNP Sumut dengan nomor 082361166111 dan 082274750000," imbaunya. (A17/ A20/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru