Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Petugas Temukan Drone di Rutan Tanjunggusta Medan Saat Razia

- Sabtu, 10 September 2016 11:05 WIB
365 view
Petugas Temukan Drone di Rutan Tanjunggusta Medan Saat Razia
SIB/Dok
Seorang petugas Rutan Tanjunggusta Medan menunjukkan drone hasil temuan saat melakukan razia rutin di rutan, Rabu (7/9).
Medan (SIB)- Petugas Keamanan Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan, menemukan drone yang ditemukan di lingkungan sel hunian wargabinaan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

"Pada saat kita melakukan razia rutin setiap harinya, kita menemukan drone di lingkungan blok hunian wargabinaan pada Rabu (7/9) malam, sekitar pukul 20.30 WIB," tutur Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IA Tanjung Gusta Medan, Nimrot Sihotang kepada wartawan, Jumat (9/9).

Nimrot menjelaskan drone ditemukan tidak jauh dari menara pengawas dalam keadaan mati dan terletak di tanah.

"Kita temukan sudah di bawah, setelah kita cek dronenya tidak ada lagi kameranya. Seharusnya, drone itu ada kameranya," jelasnya.

Dia menyebutkan drone tersebut belum diketahui siapa pemiliknya dan pihak pengamanan rutan tengah melakukan penyelidikan. "Sedang kita telusuri siapa pemiliknya. Apakah punya wargabinaan atau pihak lain," kata Nimrot.

Hingga saat ini, baik penghuni Rutan dan pihak luar Rutan tidak melaporkan kehilangan atau menyatakan sebagai pemilik drone berwarna putih itu. "Kita sudah tunggu pemiliknya dari warga sekitar (luar rutan) tidak ada. Makanya, kita lakukan penyelidikan drone ini," tuturnya.

Kuat dugaan drone tersebut digunakan wargabinaan atau bandar narkoba untuk menyelundupkan barang telarang ke Rutan Tanjung Gusta Medan. Dengan itu, diduga juga pelaku berhasil menyeludupkan barang terlarang seperti narkoba ke dalam rutan dari drone tersebut.

"Sementara ini kita duga akibat tindakan penertiban yang kita lakukan para bandit (wargabinaan) mencari segala cara untuk memasukkan barang terlarang ke dalam rutan," sebutnya.

Dia juga tidak menampik segala upaya dilakukan wargabinaan yang nakal untuk memasukkan barang haram seperti Narkoba kedalam Rutan tersebut. Dengan ini, upaya pencegahan dan pengamanan akan terus ditingkatkan.

"Jadi asumsi kita sementara, ini akibat langkah penertiban yang kita lakukan, wargabinaan mencoba segala cara memasukkan barang-barang terlarang (Narkoba) ke rutan termasuk melalui drone," katanya.

Meski ditemukan drone, pihak Rutan tidak melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan alasan tidak ditemukan barang telarang di drone tersebut.

"Sama polisi tidak ada, karena memang pada saat kita temukan tidak ada barang yang terlarang jadi kita tidak laporkan ke polisi," ungkapnya. (A15/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru