Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

DPRDSU Minta PT Askrida Lebih Gesit Dekati Masyarakat di Level Bawah

- Senin, 19 September 2016 10:15 WIB
282 view
DPRDSU Minta PT Askrida Lebih Gesit Dekati Masyarakat di Level Bawah
Medan (SIB)- DPRD Sumut melalui Komisi C minta PT Askrida atau Asuransi Bangun Askrida yang didirikan BPD (Bank Pembangunan Daerah) lebih gesit mendekati masyarakat yang berada di level bawah, agar tidak hanya dikenal kalangan eksekutif dan kelas menengah ke atas, karena banyak produk yang bisa dijual.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut, Hanafiah Harahap saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C dengan PT Asuransi Bangun Askrida dan PT Bank Sumut di ruang rapat komisi, Kamis (15/9).

Dikatakan Hanafiah, PT Askrida sebagai perusahaan swasta nasional bergerak di bidang asuransi umum dan menawarkan perlindungan asuransi resiko kehilangan khususnya gedung-gedung pemerintahan dan juga aset milik pemerintah lainnya. Pemegang sahamnya, yakni pemerintah provinsi dan seluruh BPD di Indonesia.  "Kita salut, dengan kepemilikan saham dari Pemprov tidak nyampai 1 persen, PT Askrida bisa memberi pembayaran deviden nya ke Sumut hingga Rp 200 juta," katanya.

Anggota Komisi C Muhri Fauzi Hafis juga mengatakan, PT Askrida telah berada di posisi yang aman karena untuk mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah provinsi dan BPD yakni PT Bank Sumut. "Jadi seharusnya apa upaya manajemen agar asuransi ini lebih mencapai target dengan bisnis lebih berkembang. Kita memberi apresiasi baik pada PT Askrida dan Bank Sumut, karena selama ini sudah melakukan bisnis dan menjadi BUMD yang sehat," katanya.

Kepala Cabang PT Asuransi Bangun Askrida Cabang Kota Medan, Agus Supratman, memaparkan, total aset perusahaan meningkat yakni Rp 2,074 miliar di tahun 2015 dibandingkan tahun 2014 mencapai Rp 1,932 miliar dan ditahun 2013 Rp 1,648 miliar. Sementara untuk pembayaran deviden ke Pemprovsu ditahun 2012 sebesar Rp 142 juta, meningkat di tahun 2013 mencapai Rp 170 juta dan deviden tahun 2014 Rp 199 miliar serta ditahun 2015 bertambah menjadi Rp 226 juta.

"Untuk kepemilikan Pemprovsu di Askrida mencapai 0,226% dengan jumlah 45 saham. Kepemilikan saham dana pensiun BPDSU di Askrida sebanyak 550 lembar saham atau 2,763%," ungkapnya.

Sedangkan untuk program kerja PT Asuransi Bangun Askrida, jelasnya, memberikan perlindungan asuransi terhadap kredit yang dikucurkan Bank Sumut diluar Kredit Multi Guna, memberikan perlindungan asuransi terhadap aset Pemprov dan Pemda serta memperluas linier bisnis di luar kredit konsumtif. "Kita juga dalam waktu dekat ini akan membuka kantor cabang pembantu di luar wilayah Kota Medan di antaranya Kepulauan Nias dan Pematang Siantar," ujarnya. (A03/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru