Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Gubsu Sambut Kloter II

Jamaah Haji Harus Jadi Panutan di Tengah Masyarakat

* Dinkes Sumut Imbau Jamaah Haji Bila Rasakan Gejala Sakit Langsung Berobat
- Selasa, 20 September 2016 10:14 WIB
427 view
Jamaah Haji Harus Jadi Panutan di Tengah Masyarakat
SIB/Dok
Gubsu Erry Nuradi menyambut kedatangan jamaah haji Kloter II debarkasi Medan asal Labuhanbatu di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Senin (19/9).
Medan (SIB)- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berpesan kepada jamaah haji yang baru tiba di tanah air agar dapat menjadi suri tauladan dan panutan yang baik di tengah-tengah masyarakat, terutama di tengah keluarga.

"Perbuatan dan perilaku kita hendaknya menjadi contoh. Mari kita saling mengingatkan, mana yang baik dan mana yang tidak baik," tutur Erry saat menyambut kedatangan jamaah haji Kloter II Embarkasi Medan asal Labuhanbatu di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Senin (19/9).

Didampingi Kadis Sosial Rajali, Kaban Kesbangpol Linmas Zulkifli Taufik, dari Binsos Muhammad, Gubsu Erry memimpin doa atas meninggalnya sejumlah jamaah haji asal Sumut di tanah suci Makah. "Kloter ini dua jamaah wafat. Jadi total sampai saat ini tercatat ada tujuh jamaah haji asal Sumut wafat di tanah suci. Mari kita tundukkan kepala, berdoa dan membaca Al Fatiah. Semoga ditempatkan Allah SWT di sisiNya dan keluarga senantiasa ikhlas dan tabah," ujar Erry.

Erry juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya bagi seluruh jamaah maupun petugas haji yang khusus mendoakan Sumatera Utara menjadi provinsi yang maju, aman, rukun, damai  dan kondusif. "Alhamdulillah, jamaah haji telah melaksanakan rukun haji dan tiba di Asrama Haji Medan dengan selamat. Semoga amal ibadah di tanah suci diterima Allah SWT dan jamaah memperoleh haji mabrur," sebut Erry.

Dinkes Sumut Imbau
Sementara itu, untuk antisipasi masuknya Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) ke wilayah Sumut, Dinas Kesehatan Sumut mengimbau jemaah haji setelah pulang dari Arab Saudi selama dua minggu bila ada merasakan sakit seperti demam, batuk dan sesak nafas bersifat akut langsung berobat ke rumah sakit ataupun ke tempat pelayanan kesehatan terdekat dengan menggunakan kartu emergency kesehatan (health alert card) yang telah diberikan.

"Seperti diketahui, penyakit MERS-CoV adalah penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona yang menyerang saluran pernapasan mulai dari yang ringan hingga berat. Gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas bersifat akut," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Drs Agustama Apt MKes kepada SIB di ruang kerjanya, Senin (19/9).

Pihaknya akan menyurati rumah sakit daerah se Sumut bila ada jemaah haji yang berobat agar lebih diperhatikan keluhan dan penyakitnya. Begitu juga dengan dinas kesehatan kabupaten/kota agar mendata warganya yang telah pulang ibadah haji dari Arab Saudi untuk memantau kesehatannya dua minggu ke depan.

"Akan kita surati ke rumah sakit daerah dan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk memperhatikan perkembangan kesehatan jemaah haji yang telah sampai di daerahnya. Kalau rumah sakit daerah menduga jemaah haji terkena MERS-CoV segera dirujuk ke RSUP H Adam Malik di Medan," tegas Agustama sembari menambahkan belum ada jemaah haji yang ditemukan diduga terkena virus ini.

Menurut Agustama, MERS-CoV karena masih tergolong sebagai penyakit baru, belum ada vaksin khusus yang dapat mencegah terjadinya penyakit ini. Meski begitu, pencegahan tetap dapat dilakukan dengan memperkuat imunitas tubuh. (A12/A18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru