Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Penelitian Asia Competitiveness Institute Lee Kuan Yew

Daya Saing Sumut Merosot Akibat Masalah Korupsi dan Infrastruktur

- Selasa, 04 Oktober 2016 10:10 WIB
187 view
Daya Saing Sumut Merosot Akibat Masalah Korupsi dan Infrastruktur
Medan (SIB)- Daya saing Sumut pada tahun 2016 merosot jauh dari  2015 atau menjadi di urutan ke -24 dari 33 provinsi. Hal ini akibat banyak faktor mulai  permasalahan kasus -kasus korupsi hingga infrastruktur yang belum memadai.

"Hasil penelitian dari Asia Competitiveness Institute Lee Kuan Yew School of Public Policy National University of Singapura itu benar-benar dirasakan dan meresahkan pengusaha anggota Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sumut, " kata Sekretaris Apindo Sumut Laksamana Adiyaksa di Medan, Minggu (2/10) di Medan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan universitas itu, pada tahun 2015, daya saing Sumut masih berada di posisi ke-15 dimana pada tahun itu peringkat Sumut. Peringkat Sumut yang jauh di bawah Provinsi Riau.  Lampung, Sumatera Selatan dan Sumatera Barat itu sangat disayangkan karena melihat potensi Sumut yang sangat besar.

Sumut, lanjut dia bukan hanya memiliki potensi besar dalam sumber daya alamnya, tetapi juga posisinya yang strategis, Bandara yang memadai, pasar untuk penyerapan produk dan pekerja/tenaga kerja. "Jadi kalau daya saing Sumut anjlok, sangat disayangkan," kata Laksamana yang didampingi pengurus Apindo Sumut, Martono Anggusti dan Tety.

Menurut dia, kecemasan pengusaha dengan merosotnya peringkat daya saing itu semakin besar karena Sumut juga mengalami kemerosotan di  indikator lainnya mulai dalam stabilitas ekonomi makro , layanan publik, kualitas hidup dan termasuk pembangunan infrastruktur.

Menurut dia, penurunan daya saing Sumut tahun ini akibat banyak faktor, mulai dari adanya pergantian Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan akibat tersandung kasus korupsi yang berdampak pada gangguan  kepercayaan investor, termasuk masih belum memadainya infrastruktur hingga "byar pet" nya listrik.

"Penurunan daya saing harus diatasi Pemprov Sumut.Apindo Sumut sendiri terus mengingatkan pengusaha anggota Apindo untuk tetap bertahan dan kreatif sehingga investor menilai Sumut masih memiliki daya tarik kuat," katanya.

Menurut Martono Anggusti,  pengusaha memang masih optimistis Sumut masih akan dilirik investor kalau jalan tol yang digenjot Jokowi selesai dan ketersediaan listrik dan gas semakin bertambah. Pelaksanaan segala kebijakan ekonomi Presiden Jokowi di lapangan juga akan menjadi faktor  penentu tertarik atau tidaknya lagi investor terhadap Sumut.(A12/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru