Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Diduga Hina Pengendara Motor, Pengemudi Lexus Diarak ke Mapolsek Medan Timur

- Jumat, 13 Januari 2017 17:08 WIB
700 view
Medan (SIB) -Markas Polsek Medan Timur mendadak ramai didatangi belasan anggota salah satu ormas, Rabu (11/1) sore. Pasalnya, seorang pengemudi mobil Lexus BK 9 RK diduga melakukan penghinaan terhadap seorang rekan mereka.

Menurut informasi yang diperoleh di kepolisian, Rabu sore, Baun Soripada Siregar (46) warga Jalan Sentosa Lama Kelurahan Sei Kera Hulu Medan Perjuangan, mengendarai sepedamotor Yamaha King BK 5744 FU di Jalan Mangkubumi. Tiba-tiba sepedamotor Baun Siregar senggolan dengan mobil Lexus BK 9 RK yang dikemudikan pria berinisial B. Disitu, Baun yang merupakan aktivis ormas itu nyaris terjatuh, sementara pengendara mobil tersebut bukannya menolong korban namun melarikan diri. Selanjutnya, Baun mengejar pemuda tersebut hingga ke Jalan Sutomo simpang Jalan MT Haryono.

Lantaran terjebak macet arus lalulintas, pengemudi mobil tersebut dapat dikejar oleh pengendara sepedamotor itu. Pengendara mobil itu, tidak mengakui menyenggolnya, bahkan dituding menghina korban.

Merasa dihina, Baun Siregar pun memanggil teman-temannya dan mengarak pemuda tersebut ke Polsek Medan Timur. "Setelah menyenggolku, pemuda itu lari. Langsung kukejar namun dia tak mengakui perbuatannya malah menghinaku," sebut Baun.

Hingga pukul 18.00 WIB, kedua pihak itu masih di ruang Kanit Reskrim Polsek Medan Timur guna mediasi. Tampak sejumlah anggota ormas masih ramai di Markas Polsek Medan Timur.

"Bila dia tidak mau mengakui perbuatannya dan meminta maaf, maka kasus penghinaan ini akan saya lanjutkan ke Polsek Medan Kota, karena peristiwanya di wilayah hukum Polsek Medan Kota," ujar Baun.

Sementara itu, seorang pria paruh baya yang mengaku sebagai paman pengemudi mobil itu meminta maaf kepada korban di hadapan rekan-rekan korban. "Melalui keponakan, saya minta maaf. Maklumlah keponakan saya masih muda," sebut pria itu.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Ainul Yaqin ketika dikonfirmasi mengaku masih melakukan mediasi. "Masih kita mediasi, kalau memang tidak ada titik temu terpaksa dilanjutkan ke Polsek Medan Kota karena disitu lokasi awalnya," sebut Kanit. (A20/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru