Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Gubsu dan Kepala BNPT Resmikan Masjid Al Hidayah di Deliserdang

- Sabtu, 25 Februari 2017 15:13 WIB
321 view
Gubsu dan Kepala BNPT Resmikan Masjid Al Hidayah di Deliserdang
SIB/ANT/Irsan Mulyadi
MANTAN TERORIS DIRIKAN PESANTREN: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius (kedua kanan) bersama Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi (kanan), Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (ketiga kanan) berbincang deng
Deli Serdang (SIB)- Gubsu H Tengku Erry Nuradi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius meresmikan Masjid Al Hidayah di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah di Desa Sei Mencirim, Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (24/2).
Ponpes Al Hidayah ini dulunya bernama Ponpes Darusy Syifa' II diresmikan Gubsu, 11 Juni 2016. Kini, Ponpes Al Hidayah merupakan pesantren atau sekolah khusus penanganan anak-anak mantan teroris yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry mengatakan tidak hanya anak-anak mantan teroris saja yang perlu pembinaan khusus. "Kita semua juga penting untuk membangun keseimbangan antara fisik material dan mental spiritual. Perpaduan kedua aspek antara pembangunan fisik material dan mental spiritual secara seimbang mutlak diperlukan," tandas Erry.

Erry juga menyebutkan, di lingkungan pesantren, masjid tidak hanya digunakan untuk sholat semata, akan tetapi juga sebagai pusat kegiatan umat mulai dari membina, menempa dan menanamkan nilai-nilai keimanan serta mempererat ikatan persaudaraan.

Di masjid inilah akidah Islam ditanamkan dan ibadah lainnya dilaksanakan. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peran dalam aktivitas sosial kemasyarakatan dan bahkan kemiliteran.

Di sisi lain, Gubsu juga menjelaskan masjid dapat mempersatukan umat untuk saling berinteraksi dan bersilaturahmi dalam mencapai kerukunan di internal umat itu sendiri, yang berdampak kepada peningkatan persatuan seagama yang mencirikan ukhuwah Islamiyah.

"Keberadaan masjid harus punya daya syiar yang tinggi guna mendatangkan hasrat dan motivasi yang tinggi bagi umat Islam, untuk berada dan beribadah di dalamnya," tutur Erry.

Sementara, Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menyebutkan, bahwa keberadaan Masjid Al Hidayah sekaligus pesantren ini dibangun sebagai pembinaan untuk mengantisipasi paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat.

Diharapkan Suhardi, pesantren ini menjadi contoh atau model bagi anak-anak para mantan dari keluarga teroris dan masyarakat sekitar. "Terima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam pembangunan masjid dan ruang belajar yang berada di pesantren anak mantan teroris ini. Dimana pembangunan masjid dan ruang belajar pesantren anak mantan teroris ini tidak menggunakan anggaran negara, tapi berasal dari orang-orang dermawan, donator yang tergerak hatinya membantu pembangunan pesantren ini," sebutnya.

Suhardi menegaskan anak-anak harus diberi pendidikan yang baik, agar terhindar dari paham radikal dan aksi terorisme. "Kita punya komitmen untuk menanggulangi terorisme. Kehadiran pesantren ini bagian dari bentuk dan komitmen negara dalam rangka mencegah paham radikalisme," kata Suhardi Alius mengakhiri.

Hadir pada acara itu Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Sestama BNPT Mayjen TNI R Gautama Wirabegara, Deputi 1 Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, Deputi 2 Irjen Pol Arief Dharmawan, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof DR KH Nasharuddin Umar, Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Ketua Yayasan dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Ustad Khairul Gazali. (A12/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBPOM di Medan Vaksin 200 Peserta

BBPOM di Medan Vaksin 200 Peserta

Medan(harianSIB.com)Dalam rangka HUT BPOM ke 25, HUT Korpri ke 54 dan HUT DWP ke 26, Balai Besar POM di Medan melaksanakan program sejuta va