Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

90 Persen Calhaj Kota Medan Sudah Divaksin

- Sabtu, 22 Juli 2017 11:51 WIB
395 view
Medan (SIB)- Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution MKes mengatakan, dari 2470 jemaah calon haji (Calhaj) Kota Medan, sudah 90 persen diberikan vaksin meningitis.

Katanya pelaksanaan vaksin meningitis itu,  dilaksanakan di Puskesmas masing-masing sesuai tempat tinggal Calhaj. "Fungsi vaksin itu untuk daya tahan tubuh agar tidak mengalami radang otak, karena semua orang dari semua negara berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji," kata Usma kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (21/7).

Menurutnya, pemberian vaksin itu efektifnya enam bulan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji. Namun, biasanya diberikan di Puskesmas  dua bulan sebelum berangkat agar rentang waktunya lebih panjang. Calon jemaah haji yang sudah divaksin diberikan buku yang biasa disebut buku hijau.

"Mereka yang belum divaksin, akan diupayakan sudah divaksin sebelum keberangkatan 28 Juli nanti. Tapi, untuk kloter pertama sudah divaksin," ujarnya.

Selain itu, lanjut Usma, di Puskesmas juga ada Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Melalui Posbindu PTM ini, bekerjasama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agar jemaah calon haji dapat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, juga untuk pemeriksaan penyakit jantung dan penyakit, tidak menular lainnya.

"Melalui Posbindu PTM, juga dapat segera dilakukan pencegahan faktor risiko PTM sehingga kejadian PTM di masyarakat dapat ditekan. Posbindu PTM juga merupakan peran masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin dan periodik," jelas Usma.

Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Sumut dr NG.Hikmet melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi, Suhadi menyebutkan vaksin meningitis yang diterima dari Kemenkes sebanyak 8466. Dari jumlah itu, yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota sebanyak 8360, karena ada kabupaten kota yang belum lengkap mengambil kekurangan vaksinnya. Untuk itu, ia mengimbau, kabupaten kota yang belum mengambil sisa vaksinnya agar segera mengambilnya. (A17/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru