Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Pasar Berubah Menjadi Tempat Kos-kosan, Bantuan Revitalisasi Pasar Muara Takus Jadi Batal

- Kamis, 03 Agustus 2017 11:10 WIB
427 view
Medan (SIB) -Bantuan revitalisasi pasar tradisional dari pemerintah pusat untuk Medan tahun 2016 batal akibat Pasar Muara Takus di Kecamatan Medan Polonia kini berubah fungsi menjadi tempat kos-kosan.

"Pada tahun 2016, tim Kementerian Perdagangan sudah melakukan pengecekan ke Pasar Muara Takus. Namun, begitu mengetahui lokasi itu sudah menjadi tempat kos-kosan,  usulan Pemko Medan ditolak tim," ujar Kadis Perdagangan Medan Armansyah Lubis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Medan, Selasa (1/8).

Armansyah mengatakan, sebelumnya, Medan mendapat jatah dana revitalisasi pasar tradisional di dua titik dari pemerintah pusat. Saat itu Pemko Medan mengusulkan revitalisasi Pasar Muara Takus dengan anggaran Rp 6,5 miliar dan Pasar Aksara Rp 35 miliar.

Disebutkannya, kondisi itu sudah disampaikan kepada Wali Kota Medan, agar dapat dikosongkan dan dikembalikan fungsinya menjadi pasar tradisional yang berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rencana bantuan revitalisasi Pasar Aksara yang terbakar juga sudah ditampung pemerintah pusat. Namun kendalanya, sampai saat ini, belum ada keterangan penyebab kebakaran serta nilai kerugian yang dikeluarkan pihak Kepolisian.

"Dinas Perdagangan sudah mengusulkan jatah tersebut dialihkan untuk revitalisasi Pasar Palapa Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat dan Pasar Halat. Namun sifatnya kementerian ini, kalau sudah ditolak, tidak bisa diusulkan lagi. Walaupun begitu pihaknya masih mencoba mengusulkan dana revitalisasi itu ke Pasar Halat dan Palapa," ujarnya.

Mendengar penjelasan Kadis terkait Pasar Muara Takus, Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan yang memimpin rapat bersama Anggota Komisi C Andi Lumbangaol, menyatakan keheranannya dan penasaran ingin mengetahuinya lebih lanjut. "Kita agendakan kunjungan ke lokasi Pasar Muara Takus dan melihat langsung ke sana, kenapa pasar bisa menjadi tempat kos-kosan," kata Boydo. (A13/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru