Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Parpol Ingkari Kebhinekaan, Vox Point Indonesia - Sumut Ngotot Calon Gubsu Unsur Pelangi

- Kamis, 03 Agustus 2017 15:49 WIB
613 view
Parpol Ingkari Kebhinekaan, Vox Point Indonesia - Sumut Ngotot Calon Gubsu Unsur Pelangi
SIB/Dok
VOX POINT INDONESIA: Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati didampingi Lidya Natalia Sartono dan pengurus, Ketua VPI -Sumut Remigo Yolando Berutu, Ketua Panitia Raker Gregorius Marbun dan seluruh pengurus bersama Uskup Agung Medan Mgr
Medan (SIB) -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Vox Point Indonesia Sumatera Utara (Sumut) sedang menggodok sosok untuk diusung pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018. "Sosok dimaksud untuk memenuhi unsur pelangi sebagai bukti komitmen berkebangsaan dalam kebhinekaan Indonesia," ujar Ketua Rapat Kerja VPI Sumut Drs Gregorius Marninga Marbun di Medan, Selasa (3/8), usai finalisasi rapat kerja VPI - Sumut di C3 Cafe Jalan Wolter Mongonsidi (samping) Hermes Palace - Polonia Medan.

Didampingi politisi lintasparpol di antaranya Joan Berlin Damanik, Arni Br Siringoringo, Mesakh Hutapea, Hotdiman Manik, Maniur Rumapea, Andreas MT,
Gregorius meminta agar partai politik jangan ingkar tapi harus  komit pada nurani keindonesiaan yang dibangun dan mengakui Bhinneka Tunggal Ika. "Maksudnya, untuk mencari dan memilih pemimpin, jangan lagi mengorek terkati SARA tapi harus berdasar kualitas," tandas mantan ketua satu parpol tersebut.

Soal sosok untuk menguatkan kepelangian di Sumut, menurutnya, sedang dalam sosialisasi ke masyarakat melalui pimpinan formal dan nonformal lintasagama.
Gregorius merisaukan sinyalemen bakal calon gubernur yang masih mengaitkan dengan unsur SARA. "Saya sebagai pribadi ingin memboikot calon seperti itu.
Jangan pilih yang bersangkutan karena bila masih membicara unsur SARA apalagi untuk pimpinan Sumut, berarti yang bersangkutan mengingkari NKRI yang sudah final," tegasnya sambil mengatakan jagoan dari VPI - Sumut pun harus melewati poling kualitas di masyarakat. "Itu sebabnya VPI - Sumut ingin calon yang diusung dalam maksud menguatkan kepelangian tersebut punya kapabilitas!"

 Mengenai rapat kerja VPI - Sumut, menurutnya, diadakan sesuai AD/ART organisasi. "Rapat kerja menghadirkan tokoh nasional dan politisi nasional. Yang dihadirkan bukan mengibarkan bendera parpol tapi dalam maksud menegaskan kebhinekaan Indonesia," tambah Sekjen VPI - Sumut Benyamin Winata.

Sebagaimana diberitakan, VPI - Sumut dilantik oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) VPI di Budaya Resto Jl Tanjung Morawa, Sabtu, (1/7) yang dipimpin Remigo Yolando Berutu. Pengukuhan ditandai penyerahan pataka oleh Yohanes Handojo Budhisedjati  diawali pembacaan  SK oleh Lidya Natalia Sartono dalam Misa Ekaristi dipimpin Uskup Agung Medan Mgr DR Anicetus Bongsu Sinaga OFMCap. Acara dihadiri ratusan tokoh di antaranya Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama Republik Indonesia Eusabius Bunsasi, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Ketua FMKI Sumatera Utara yang juga anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH MM serta Rektor Institut Kesehatan Medistra Lubukpakam dan Institut Kesehatan Deli Husada Delitua Drs Johannes Sembiring MPd MKes.
"Vox Point Indonesia adalah think tank untuk menjayakan Indonesia sebagai bangsa dengan karakter unggul. Mencapai arah ke sana, dibutuhkan kenegarawan yang barkarakter yang tidak mengingkari NKRI. VPI Sumut terpanggil untuk itu" tutup Gregorius Marbun. (R10/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru