Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Pemko Medan Rencanakan Penambahan Daya TPI Gabion

- Sabtu, 05 Agustus 2017 13:58 WIB
287 view
Medan (SIB)- Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana menambah daya listrik di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, agar cold storage tempat pembeku ikan dapat kembali berfungsi dengan baik.

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution di Medan, Jumat (4/8), mengatakan pihaknya akan mengupayakan tahun ini ada penambahan daya listrik di TPI Gabion tersebut, karena cold storage tersebut sangat vital untuk tetap menjaga ikan-ikan hasil tangkapan nelayan tetap segar.

"Apalagi akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) akan melimpahkan pengelolaan TPI Bagan Deli kepada Pemko Medan dan selanjutnya diserahkan kepada Dinas Pertanian dan Perikanan," katanya.

Ia mengatakan, Pemko Medan siap menerima pelimpahan TPI Gabion tersebut dari Pemprovsu yang menurut rencana akan dilakukan akhir tahun 2017 ini.
Terkait hal itu, Pemko Medan telah melakukan persiapan untuk menerima pelimpahan tersebut, termasuk regulasi maupun seluruh kesiapan lainnya, sehingga begitu diserahkan, Dinas Perikanan dan Pertanian Medan dapat mengelola dengan sebaik-baiknya.

"Dari peninjauan yang telah dilakukan, kita pasti mampu mengelolanya, termasuk SDM yang dimiliki," katanya.

SIAP
Sebelumnya Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Medan Ikhsar Risyad Marbun mengatakan, pihaknya siap menjalankan TPI Gabion, Belawan, jika pengelolaannya dilimpahkan Pemprovsu akhir tahun ini.

Kadis Perikanan dan Pertanian Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun di Medan, Kamis (3/8) mengatakan, selain akan mempersiapkan berita acara pelimpahan, pihaknya juga siap melakukan pendataan atas aset-aset TPI yang akan diserahkan nanti.

Pihaknya nanti akan berupaya agar pendaratan-pendaratan ikan yang selama ini di mana-mana, diarahkan ke TPI Gabion. "Untuk itu kita akan memberikan pelayanan terbaik kepada para nelayan agar kehidupan mereka lebih sejahtera lagi," katanya.

Ia mengatakan, ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan seperti cold storage di ruang pembeku sudah tidak berfungsi karena Dinas Pertanian dan Perikanan kekurangan daya listrik untuk mengoperasikannya.

Menurut dia, dibutuhkan 130.000 daya listrik untuk bisa mengoperasikan cold storage tersebut. "Lantaran daya listrik yang ada tidak mencukupi, makanya cold storage itu lama tidak dipergunakan," katanya.

Sebelum dirinya menjabat Kadis Pertanian dan Perikanan, Ikhsar mengatakan, cold storage itu pernah dioperasikan menggunakan mesin genset. "Lantaran biaya yang dikeluarkan sangat tinggi, pengoperasiannya akhirnya dihentikan hingga saat ini. Untuk itu kita berharap agar daya listrik bisa ditambah sehingga cold storage ini dapat dioperasikan kembali," katanya.  (Ant/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru