Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Mayat Mengapung di Sungai Padang Hebohkan Warga Seiserimah Bandarkhalifah

- Minggu, 06 Agustus 2017 15:01 WIB
714 view
Mayat Mengapung di Sungai Padang Hebohkan Warga Seiserimah Bandarkhalifah
SIB/Willi Harianja
Personil Polsek Bandarkhalifah bersama anggota Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) sedang mengevakuasi mayat pria yang ditemukan mengapung di Sungai Padang, Sabtu (5/8).
Bandarkhalifah (SIB) - Warga dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengapung dengan kondisi telungkup  di aliran Sungai Padang  Dusun II Desa Gelam Seiserimah Kecamatan Bandarkhalifah Kabupaten Serdangbedagai, Sabtu (5/8) pagi pukul 6:30 wib persis di bawah jembatan sungai itu.
 
Kanit Reskrim Polsek Bandarkhalifah Ipda Nelson Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan,  mayat yang ditemukan itu berjenis kelamin laki-laki bernama Sofyan Hadi (40) warga Dusun XIII Desa Payalombang Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdangbedagai.  Mayat itu ditemukan mengapung di dekat tumpukan sampah di tiang jembatan Sungai Padang dengan posisi telungkup.

Lebih lanjut Nelson Simanjuntak menjelaskan, ciri-ciri mayat itu badan gemuk memakai kaos abu-abu lengan pendek  dan celana jins pendek serta rambut pendek. Tinggi badan kurang lebih 160 cm.

Sementara itu Hilman Harianja (32) warga Dusun Barisanpanjang Desa Gelam Seiserimah   adalah yang pertama kali menemukan mayat tersebut yang menyangkut di tumpukan sampah tiang jembatan Sungai Padang dengan kondisi telungkup.

Personil Polsek Bandarkhalifah bersama Tim Badan Sar Nasional (Basarnas) yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi dan mengevakuasi mayat pria tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Tebingtinggi untuk di outopsi.

Informasi diperoleh SIB, Sofyan sebelum mengunjungi areal perkebunan Afdeling VIII milik PTPN III Kebun Rambutan pada Kamis (3/8) siang. Kemudian, ia menemui Satpam perkebunan atas nama Kurnia Sandi di Pos Penjagaan dan meminta buah sawit secara paksa. Tetapi, Satpam itu menolak permintaannya.

Sofyan berhasil masuk ke areal perkebunan. Kemudian, Sandi menghubungi rekannya Jimmi Lubis yang saat itu sedang patroli  bersama petugas BKO perkebunan.

Selang beberapa saat, Jimmi melihat Sofyan mengendarai sepedamotor dengan keranjang yang berisi buah sawit yang diduga hasil curian. Seketika itu, Jimmi melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk menyelamatkan buah sawit milik Kebun Rambutan. Ketahuan dikejar petugas, ia pun berlari dan menceburkan diri ke dalam sungai. Lalu, Satpam itu menjulurkan sebatang bambu untuk memberikan pertolongan. Tetapi, ia tidak mau dan akhirnya tenggelam.

Setelah dua hari berada di dalam air, mayat Sofyan akhirnya ditemukan warga dalam posisi tersangkut di tiang penyangga jembatan Sungai Padang di Desa Gelam Seisarimah  dua hari kemudian, Sabtu (5/8). Kemudian, jasadnya dievakuasi warga dan dibantu tim SAR serta pihak kepolisian.

Kapolsek Tebingtinggi AKP AR Manurung saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penemuan sesosok mayat  itu. "Saat ini jasad Sofyan telah divisum di RSU Kumpulan Pane Tebingtinggi kemudian selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga guna dikebumikan," ujarnya. (C-10/C11/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru