Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026
BPODT dengan 13 Personil Kini Berkantor di Eks Kantor PT Otorita Asahan

Pacu Kinerja BPODT, Ben Sukma Tawarkan Konsep MRR Danau Toba

- Rabu, 09 Agustus 2017 17:57 WIB
552 view
Medan (SIB)- Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) Pusat, Ben Sukma, menawarkan konsep Marketing-Revitalisasi-Restorasi (MRR) untuk percepatan pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata Danau Toba, baik melalui peranan pemerintah di Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) maupun oleh masyarakat bersama dunia usaha di seluruh (7 kabupaten) daerah kawasan Danau Toba.

"Marketing untuk promosi Danau Toba ini, sebagaimana arahan Presiden Jokowi atas terbitnya Perpres 49 tentang Otorita Pariwisata Danau Toba itu, antara lain meliputi paket-paket wisata (tour package), panorama alam (pure nature), gaya hidup masyarakat (way of life), objek sejarah dan budaya (history and culture), menu kuliner dan produk kesenian lainnya (souvenirs). Revitalisasi itu meliputi rencana aksi kesiapan SDM, sarana dan infrastruktur di kawasan primer destinasi Danau Toba, apa saja yang harus dibenahi untuk fungsi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Sedangkan restorasi meliputi perombakan kebijakan agar target mendatangkan Wisman 1 juta orang pada 2019 bisa tercapai, misalnya bagaimana mendatangkan turis melalui Medan atau Bandara Kuala Namu, melalui Bandara Silangit menuju Parapat atau Samosir, bagaimana menjaring turis melalui gapura laut (by sea) di Pelabuhan Belawan, Teluk Nibung, Sibolga dan sebagainya, dan juga lintas darat (overland) turis via Sumbar, Riau, Aceh dan sebagainya," papar Ben Sukma kepada pers di Medan, Senin (7/8).

Dia mengutarakan hal itu sehubungan temu diskusi Tim Peduli Wisata Danau Toba dari kalangan praktisi senior pariwisata Sumut, pada Sabtu (6/8) pekan lalu di aula Hotel Sukma City Medan. Hadir di acara itu Dirut PD Perhotelan Sumut (kini PT Angkasa Dirga Surya Medan) Cahyo Pramono, Sekretaris PHRI Sumut Dewi Junita Purba, Ketua INCA Pusat M Hasan Iqbal dan Ketua HWPI Sumut.

Hal yang mendasar pada konsep MRR untuk Danau Toba itu, menurut Ben Sukma, adalah fakta dan kondisi bahwa jumlah kunjungan Wisman ke Sumut hingga saat ini (2017) masih tetap di bawah 300.000 orang per tahunnya, sedangkan angka minimal-normal kunjungan Wisman ke Sumut, berdasarkan rasio objek wisata andalan, jumlah kamar hotel dan tingkat aksesibilitas luar negeri, adalah 500 ribu orang Wisman per tahunnya.

Sementara, jumlah kunjungan Wisman ke Sumut, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut yang dicatat di Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Sumut, pada posisi lima tahun terakhir adalah: 223.126 orang Wisman pengunjung Sumut pada tahun 2011, Angka ini bertambah ke 241.833 orang pada kunjungan Wisman 2012,  Lalu meningkat lagi ke angka 259.299 orang pada 2013, naik juga hingga 270.833 orang pada 2014, tapi kemudian anjlok ke angka 229.288 orang Wisman pada 2015 lalu sehingga gagal mencapai angka optimis 300.000 orang Wisman.

BPODT Kantor Baru
Sementara itu, BPODT yang sebelumnya berkantor di kompleks Akademi Pariwisata (Akpar) di Jalan RS Haji/Pancing Medan, sejak pekan lalu menempati kantor baru di eks kantor PT Otorita Asahan di Jalan Pattimura Medan. Kompleks itu kini berfungsi sebagai kantor Badan Kordinasi Pengelola Ekosistem Kawasan Danau Toba (BKP-EKDT) di sayap kanan gedung, kantor PT Jasa Tirta (BUMN) di lantai 2 (eks PT Otorita), dan kantor BPODT di bagian belakang (dalam) kompleks.

"Dalam waktu dekat ini, BPODT akan menempati seluruh ruang gedung yang ada di kantor atau kompleks ini karena BPODT akan bekerja optimal untuk mengelola pariwisata Danau Toba melalui peran kordinatif dan otoritatif badan otorita, khususnya dalam mencapai target kunjungan Wisman 1 juta orang ke Sumut pada pada 2019 nanti," ujar Basar Simanjuntak, Direktur Pemasaran BPODT, kepada SIB di ruang kerjanya, Jumat pekan lalu (5/8).

Sebelum Dirut BPODT Arie Prasetyo tiba di kantor itu, Basar memaparkan sejumlah agenda dan program Otorita untuk realisasi pelaksanaan, pembangunan, dan pengembangan objek wisata Danau Toba, baik tentang rencana aksi pembangunan 1.000 pondok wisata (home stay) di kawasan Danau Toba, rencana gelar aktifitas rutin di sekitar Bandara Silangit pasca peresmian sebagai Bandara internasional oleh Presiden Jokowi bulan depan dan juga tentang infrastruktur yang akan dibangun instansi terkait seperti Kementerian PU-PR, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata.
Saat ini, BPODT yang berkantor di Medan  dikelola 13 personil yang terdiri dari 5 direktur, 2 kepala divisi (Kadiv) dan enam orang staf. (A04/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok