Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

DPRD Medan Minta RS Siloam Jangan Abaikan Pasien BPJS

- Sabtu, 19 Agustus 2017 10:37 WIB
437 view
Medan (SIB) -Komisi B DPRD Medan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke RS (rumah sakit) Siloam Dhirga Surya Medan, Senin (14/8) yang dipimpin Maruli Tua Tarigan bersama anggota DPRD lainnya yaitu Modesta Marpaung dan Wong Cun Sen untuk melihat sejauh mana pelayanan RS ini terkait pelayanan kesehatan umum, pelayanan kesehatan sosial, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu hadir Kadis Kesehatan Medan Hj Usma Polita, pihak Dinas Tenaga Kerja Medan dan pihak BPJS. Kunker diterima pihak Rumah Sakit Siloam dr Mangantar Marpaung bersama Adinata Zein.

Saat berlangsung pertemuan, Ketua Komisi B Maruli Tua Tarigan menekankan kepada pihak RS Siloam agar jangan sampai mengabaikan pelayanan kepada peserta BPJS. Maruli menyoroti buruknya pelayanan terhadap pasien BPJS selama ini.

Kadis Kesehatan Medan Usma Polita dalam kesempatan itu menyampaikan, kondisi pelayanan cukup baik namun perlu ditingkatkan. Diharapkan RS  Siloam dapat menjadi provider yang terbaik melayani peserta BPJS. "Kita harapkan ke depan RS Siloam menjadi sarana pilihan provider BPJS," ujar Usma.

Kacab BPJS Medan, Ari Dwi Aryani menyampaikan untuk saat ini pihaknya menilai RS pemerintah belum optimal. Untuk itu, ia berharap RS Siloam agar jangan menempatkan pasien BPJS di sudut-sudut. "Pasien BPJS jangan di sudut. Jangan ada perbedaan kepesertaan pasien. Apa gunanya kerjasama dengan BPJS kalau tetap mengesampingkan pesertanya," tegas Ari Dwi.

Pihak RS Siloam, Mangantar Marpaung minta masukan dan kritikan dari anggota dewan dan Dinkes terkait upaya peningkatan pelayanan kesehatan. RS Siloam bertipe B yang berdiri sejak tahun 2015 itu siap melayani segala jenis penyakit karena ditangani dokter yang berpengalaman. (A13/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok