Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Gubsu Lepas 66 Siswa Anggota Paskibra Sumut 2017 ke Daerah Masing-masing

* Purna Paskibra Harus Bisa Tularkan Virus Kebaikan
- Minggu, 20 Agustus 2017 12:39 WIB
419 view
Gubsu Lepas 66 Siswa Anggota Paskibra Sumut 2017 ke Daerah Masing-masing
SIB/Dok
Foto Bersama: Di sela-sela acara Pemulangan Paskibra Provinsi Sumatera Utara 2017, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi Wakil Gubernur Sumut Hj Nurhajizah Marpaung, Ketua Pepabri Sumut H Ali Imran Siregar, Ketua LVRI Sumut Awaluddin, Ketua DHD 45 Nurdin Lubis s
Medan (SIB)- Para siswa anggota Paskibra Sumatera Utara (Sumut) yang telah bertugas pada Upacara Detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera Merah Putih, 17 Agustus 2017 lalu di Medan, akhirnya kembali dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Gubernur Sumut HT Erry Nuradi pun berpesan agar para siswa terpilih itu bisa menjaga nama baik korps di mana pun dan kapan pun.

Pesan itu disampaikan Erry Nuradi saat menggelar acara Pemulangan Paskibra Provinsi Sumatera Utara 2017 di Rumah Dinas Gubernur, Jumat (18/8) sore. Hadir di antaranya Wakil Gubernur Sumut Hj Nurhajizah Marpaung, Ketua Pepabri Sumut H Ali Imran Siregar, Ketua LVRI Sumut Awaluddin, Ketua DHD 45 Nurdin Lubis serta sejumlah perwakilan Forkopimda Sumut.

Di hadapan 66 orang siswa Paskibra 17 Agustus 2017 dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, Gubsu menyampaikan bahwa pembangunan secara fisik telah dilaksanakan sejak zaman dulu. Bukti nyata di antaranya seperti Candi Borobudur, Tugu Monas hingga Jalan Tol Layang yang menjadi satu kehebatan betapa teknologi yang belum begitu maju, namun bisa menciptakan sesuatu yang mungkin masih sulit dilakukan saat ini.

"Tetapi tidak kalah pentingnya pembangunan mental spiritual, yang memerlukan revolusi mental. Kepada anak-anakku, saya berharap kalian semua bisa menguasai Iptek serta menjadi pribadi yang baik, sebab kalian adalah orang terpilih dan akan menjadi contoh teladan kepada adik-adik kalian," ujarnya.

Kepada 66 orang siswa-siswi yang otomatis menjadi Purna Paskibra 2017 itu juga diminta untuk siap mental dan spiritual dalam menjalankan kehidupan setelah selesai sekolah (lulus) nantinya. Jangan sampai Narkoba mendekati. Sehingga cita-cita yang diimpikan bisa tercapai melalui prestasi dan kemampuan serta kreatifitas, terutama untuk melanjutkan pendidikan dan lainnya ke jenjang yang lebih tinggi sebagaimana harapan orangtua masing-masing.

"Teruskan cita-cita dan kalian harus siap lahir batin. Saya berharap purna Paskibra menjadi contoh teladan sekaligus memberikan virus kebaikan kepada siswa-siswi di daerahnya masing-masing. Hormat saya kepada orangtua dan salam untuk kawan-kawan lainnya yang menunggu cerita pengalaman kalian," sebutnya.

Gubsu juga menyerahkan cenderamata kepada 66 orang siswa-siswi Paskibra. Bahkan dalam penurunan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara Jakarta, putri asal Sumut Ruth Purba, menjadi pembawa baki tempat bendera untuk diserahkan kepada Presiden. Pemilihan ini setelah sepuluh tahun terakhir belum pernah diberikan tugas khusus dalam pelaksanaan Upacara Kemerdekaan RI di Istana Presiden.

Selain itu, para purna Paskibra berikut para pelatih yang memersiapkan pasukan pengibar dan penurunan bendera Merah Putih di Sumut, sebelum kembali ke daerah masing-masing di 33 kabupaten/kota diberikan penghargaan. Sekaligus diajak untuk rekreasi pendidikan ke tempat wisata sejarah hingga 22 Agustus mendatang.

Sementara Ketua Pepabri Sumut H Ali Imran Siregar menyampaikan pesan kepada generasi muda yang hadir untuk tidak lupa akan sejarah perjuangan bangsa oleh para pendahulu. Bagaimana jiwa dan semangat perjuangan para pahlawan baik pada masa sumpah pemuda maupun proklamasi kemerdekaan RI, bisa tetap tertanam di sanubari para pemuda Indonesia khususnya di Sumut. (A11/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok