Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Pemerintah Diminta Jangan Paksakan Program Full Day School

- Senin, 21 Agustus 2017 11:51 WIB
309 view
Medan (SIB)- Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia Fahriza Marta Tanjung menilai, pemerintah terlalu memaksakan diri melakukan kegiatan proses belajar full day school (FDS). Hal itu dikatakannya ketika dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (18/8).

Sejauh ini, kata dia, pemerintah belum melakukan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat. "Kita belum lihat atau belum tahu tujuan dari full day school ini. Memang kabarnya full day school untuk membentuk karakter, tapi selama ini belajar enam hari juga dapat membentuk karakter siswa," katanya.
Menurut Fahriza, pemerintah harus lebih mengkaji bila menerapkan program FDS. Pasalnya tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana untuk bisa ikut dalam penerapannya.

"Coba lihat sekolah yang di daerah tertentu, sarana mereka tidak seperti sarana yang di kota. Jadi pemerintah harus benar-benar mengkaji ulang lagi. Kemudian tidak semua orangtua  mampu memberikan dana untuk anaknya bila pulang sore hari," jawabnya.

Menurutnya, selama ini proses belajar selama enam hari juga telah membentuk karakter siswa. "Kalau bisa enam hari, kenapa dibuat lima hari," tambah dia. (A18/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok