Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Resto Kuliner Khas dan Bernuansa Bali Makin Ramai di Medan

- Selasa, 22 Agustus 2017 13:38 WIB
1.209 view
Resto Kuliner Khas dan Bernuansa Bali Makin Ramai di Medan
SIB/Dok
DIABADIKAN: Chef senior, I Made Widyasa (tengah) diabadikan bersama para chef dan staf lainnya di depan Resto Nasi Bali Bu Wayan di kawasan T Amir Hamzah Medan, Sabtu (19/8).
Medan (SIB)- Warga Medan utamanya kalangan ekonomi menengah ke atas sangat menyukai restoran yang memiliki arsitektur unik dan menyajikan kuliner khas daerah. Hal itu memicu bisnis makanan berciri khas Bali pun kian ramai menambah variasi kuliner di Kota Medan

Resto Nasi Bali Bu Wayan yang hadir di Jalan Tengku Amir Hamzah atau restoran eks Jimbaran 2 tepat di depan Ruko Griya Riatur Medan ikut melihat peluang itu untuk menambah pilihan bagi penikmat kuliner di Medan.

I Made Widyasa, Chef senior di Resto Nasi Bali Bu Wayan  di sela launching operasional resto tersebut, Sabtu (19/8) mengemukakan, Nasi Bali Bu
Wayan merupakan salah satu kuliner yang sangat sohor di kawasan Bali. Tidak hanya digandrungi oleh wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan dari kota-kota besar di Indonesia termasuk Kota Medan banyak yang singgah saat berwisata di Pulau Dewata itu.

"Para pecinta Nasi Bali Bu Wayan tidak perlu datang jauh-jauh lagi dari Kota Medan ke Bali. Kami juga ingin mengambil momen peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, agar memerdekakan lidah para pecinta kuliner khas Bali yaitu Nasi Bali Bu Wayan," ujar Made Widyasa.

Lebih jauh, I Made Widyasa yang baru-baru ini dipercaya mempromosikan kuliner khas Bali di Perancis mengatakan, selain daging guling, Resto Nasi Bali Bu Wayan tersebut juga mengandalkan ayam betutu khas Bali.

"Rasa daging guling yang ditawarkan cukup otentik dari aslinya di Bali, walau ngga sama  persis, bagaimana pun pasti ada sedikit selisih rasa. Tapi, ini sudah lebih dari cukup untuk memuaskan rasa kangen masakan Bali di tengah-tengah Kota Medan. Disediakan juga kuah sup yang rasanya sangat otentik seperti di Bali," papar Made.

Made menambahkan, selain mengandalkan cita rasa makanan, Resto Nasi Bali Bu Wayan juga menyediakan  suasana Bali yang nyaman dan tenang.

Disinggung tentang rempah-rempah yang digunakan untuk meramu setiap menu yang tersedia, I Made yang ditemani 10 chef yang khusus didatangkan dari Bali tersebut mengaku  rempah-rempah yang digunakan untuk membuat bumbu cukup dibeli di Medan. Sebab, rempah-rempah tradisional yang ada di Bali juga ada di Medan.

Untuk mempertahankan agar Resto Nasi Bali Bu Wayan tersebut tetap eksis di lidah warga Kota Medan, I Made mengaku akan tetap mengusung 3 komponen, yaitu konsistensi rasa, pelayanan dan suasana seperti berada di Bali.

"Kami ingin tetap mengusung 3 komponen tersebut, sehingga warga Kota Medan tetap akan berkeinginan untuk kembali menikmati Resto Nasi Bali Bu Wayan bersama keluarga dan kerabat lainnya," tutur Made. (R15/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok