Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Peserta BPJS Kesehatan Cabang Medan Capai 2,9 Juta Jiwa

* Program JKN-KIS Berdampak Terhadap Perekonomian
- Rabu, 23 Agustus 2017 11:15 WIB
297 view
Medan (SIB)- Hingga 30 Juni 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Medan mencapai 2.998.208 jiwa. "Pencapaian kinerja program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Medan ini mencakup Kota Medan, Binjai dan Langkat," kata Pps Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan dr Asnila Dewi Harahap kepada wartawan di Medan, Selasa (22/8).

Jumlah itu, kata dr Asnila, termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemko Medan melalui program Medan Sehat, sebanyak 202.320 jiwa. Pemkot Binjai melalui program Binjai Sehat ada 8.978 jiwa, Pemkab Langkat melalui program Langkat Sehat ada 15.000 jiwa," urainya.

"Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama. Saat ini Kantor Cabang Medan telah bermitra dengan 228 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 77 Puskesmas, 131 Klinik dan 20 Klinik TNI/Polri," ungkap Asnila didampingi Kabid SDM, Umum dan Informasi Eksternal Publik Ilham Lailatul, Kabid Keuangan, Dini, Kabid Perluasan Peserta Dewi Ratna, Kabid Pelayanan Primer Endang Kurnia Ningsih, dan Kabid Kepesertaan Supriyanto.

Selain itu, dr Asnila menyebutkan BPJS Kesehatan Cabang Medan juga telah bekerjasama dengan 61 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Dia berharap ke depan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas maupun mutu pelayanan kesehatan.

"Sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, serta memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019," ucapnya.

Ia mengakui, program JKN-KIS yang sudah berjalan 3,5 tahun tidak hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan, tetapi juga perekonomian. "Menurut penelitian LPM FEB Universitas Indonesia, kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di 2016 sebesar Rp152,2 triliun dan 2021 bisa mencapai Rp289 triliun. Program ini meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai Rp2,9 triliun," tuturnya.

Asnila menambahkan masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota, Website, dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.

"Kita juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, kantor kelurahan dan kecamatan, pendaftaran melalui mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta melalui aplikasi Mobile JKN. Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya," bebernya. (A17/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok