Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Lomba Cipta Menu B2SA, Sergai Wakili Sumut ke Tingkat Nasional

* Karo Juara I Kategori Khusus
- Jumat, 25 Agustus 2017 12:25 WIB
1.327 view
Lomba Cipta Menu B2SA, Sergai Wakili Sumut ke Tingkat Nasional
SIB/Dok
SERGAI JUARA: Tim PKK Sergai tampil sebagai juara I pada Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman tingkat provinsi diikuti 22 daerah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Sumut di Tapian Daya, Kamis (24/8).
Medan (SIB) -Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat provinsi yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara (Sumut) di Tapian Daya Medan, Kamis (24/8) membawa Kabupaten Serdangbedagai sebagai pemenang pertama dari 22 daerah yang ikut berlomba diikuti Deliserdang dan Gunung Sitoli. Sergai akan wakili Sumut ke kejuaraan tingkat nasional.

Ketua TP-PKK Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi dalam sambutannya yang dibacakan Ketua III TP PKK Sumut Herawati Halim Nazaruddin mengatakan, lomba cipta menu pangan B2SA itu wujud aspek ketahanan pangan yakni segi konsumsi. Sebab hal itu berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia, di mana status gizi yang baik dengan asupan pangan cukup, juga memengaruhi. Kebutuhan gizi berkaitan dengan kualitas pembangunan di masa mendatang.

"Saat ini hampir seluruh negara di dunia menghadapi berbagai permasalahan gizi, serta mikro ataupun makro," pesannya.

Karena itu lanjutnya, peran kaum ibu sangat menentukan dalam memilih pangan bagi keluarga, di antaranya bagaimana mendiversifikasi konsumsi pangan. Hal itu bukan untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan keluarga.

"Sehingga keluarga dapat mengonsumsi lebih banyak jenis  panganya baik untuk jenis panganan sumber karbohidrat, protein, serta sumber vitamin dan mineral yang disebut dengan pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman atau B2SA, agar kualitas gizi keluarga lebih baik," sebutnya.

Melalui lomba ini, diharapkan kaum ibu yang hadir dapat menjadi pelopor memberhasilkan program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, terutama tingkat keluarga.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumut Dahler Lubis mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memeringati hari pangan sedunia (HPS) yang diperingati setiap 16 Oktober tiap tahun, yang merupakan gagasan Food Agricultural Organization (FAO) oleh 190 negara termasuk Indonesia. Hal ini untuk menggugah kesadaran dan perhatian masyarakat internasional akan pentingnya penanganan masalah pangan di tingkat global, regional dan nasional.

"Dalam rangka peringatan hari pangan sedunia yang ke 37 tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan Sumut menggelar lomba cipta menu pangan B2SA yang diikuti 22 peserta dari TP-PKK kabupaten/kota. Bagaimana mengolah bahan lokal yang mudah dijangkau untuk makan ayah, ibu, dan anak laki-laki umur 5 tahun dengan biaya maksimal Rp100 ribu untuk display menu satu hari," sebut Dahler.

Dewan juri lomba tersebut yang diwakili Posman Sibuea mengatakan, kegiatan yang bertema 'Budayakan  Pangan Lokal Untuk Meningkatkan Kualitas Gizi Keluarga' ini mengedepankan penggunaan bahan lokal yang mudah dan memenuhi gizi seimbang.

Selain Sergai sebagai juara umum sekaligus wakil Sumut ke ke lomba tingkat nasional pada Oktober mendatang, kabupaten/kota lainnya juga mendapat juara dengan kategori khusus dengan beragam penilaian dari juri.

"Jadi penilaian kita adalah bagaimana peserta menyajikan menu sesuai kriteria B2SA. Bahannya sederhana dan yang mudah didapat serta biaya paling besar itu Rp100 ribu untuk menu makan sehari," katanya.

Juara I Kategori Khusus
Pada acara tersebut juga diumumkan kategori-kategori bidang lainnya antara lain kategori khusus kreasi menu beragam dan berimbang. Tampak sebagai juara I Kabupaten Karo. Tim PKK Karo yang diwakili Eva Yolonda Meliala dan Rosantina kepada SIB mengatakan, mereka menyajikan makanan khas seperti "Cipera"
jagung muda, jus Karo yang berbahan dasar "acem cekala," sayur daun pucuk jipang dan ubikayu campur labu kuning. Dengan predikat juara I kategori khusus, katanya akan menambah motivasi bagi mereka untuk terus berkarya mengembangkan potensi lokal dengan berenovasi dengan kreatif. Pada kesempatan itu mereka didampingi Ny Suang Karo-karo Etty Tarigan dan Ermina Elsa Meliala. (A11/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru