Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 April 2026

Ps Albert Pandiangan OFMCap Buka Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Katolik di Medan

- Sabtu, 26 Agustus 2017 16:15 WIB
369 view
Ps Albert Pandiangan OFMCap Buka Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Katolik di Medan
SIB/Dok
Pelatihan : Pastor Albert Pandiangan OFMCap, Jumat (25/8), membuka pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Umat Katolik Keuskupan Agung Medan di Kompleks Gereja St Maria Pintu Surga Sei Agul Medan. Kegiatan dua hari hingga Sabtu, (27/8) itu diikuti 75 peserta t
Medan (SIB)- Pastor Albert Pandiangan OFMCap, Jumat (25/8), membuka pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Umat Katolik Keuskupan Agung Medan di Kompleks Gereja St Maria  Pintu Surga Sei Agul Medan. Kegiatan dua hari hingga Sabtu (27/8) itu diikuti 75 peserta terbagi dalam kelas salon, daur ulang dan menjahit. "Tujuan utama adalah pemberdayaan kualitas pribadi. Jika selanjutnya dapat dimaksimalkan memberdayakan ekonomi keluarga atau bagian dari UMKM, sangat bagus," ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Tenaga Mandiri Umat Katolik Antonius D Tumanggor  mengatakan, kegiatan tak semata untuk memaksimalkan waktu bagi orangtua tapi mencari peluang pasar kerajinan tangan. "Ingat lho, ketika krisis keuangan di Indonesia, usaha rumahan bersumbu pada UMKM yang tahan guncangan. Mudah-mudahan dengan tambahan keterampilan, hal-hal terkait kerumahtanggaan dapat ditangani maksimal," ujarnya didampingi sekretaris Benry Sitinjak dan bendahara Monalisa Simanjuntak.

Menurutnya, kegiatan yang difasilitasi aktivis pemberdayaan masyarakat Maniur Sirumapea tersebut khusus untuk warga yang masih membutuhkan pendampingan pemberdayaan ekonomi. "Keuskupan Agung Medan memungkinkan pihak di luar warga Katolik ikut serta karena tujuan utamanya memberdayakan masyarakat," tambah Antonius Tumanggor.

Ketua Dewan Stasi Sei Agul Paroki Hayam Wuruk Medan Rismanto Pandiangan mengatakan, mereka yang ikut memang dipilih dari sisi kemauan dan keseriusan. "Maksudnya, masih ada penyeleksian. Untuk tahap perdana, kali inilah yang disertakan,"  ujar pendidik di SMP St Thomas 1 Medan itu didampingi Sekretaris Lambok Tamba.

Dalam pembukaan hadir para aktivis seperti Arni Siringoringo, Lurah Ny Tumanggor Br Butarbutar, sejumlah kepala lingkungan seperti Nurency Tambunan, Leon Karosekali dari Keuskupan Agung Medan. (Rel/R10/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru