Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026
Dituduh Terlibat Hilangnya Sepedamotor

Penjaga Malam Pabrik CV Citra Hanock Tewas Tergantung

- Minggu, 27 Agustus 2017 12:00 WIB
484 view
Medan (SIB) -Seorang penjaga malam di pabrik pembuat kap lampu CV Citra Hanock di Jalan H Saman Desa Bandarkhalifah, Percut Seituan, Deliserdang, Sumarno (60) warga Jalan Masjid Gang Kesawan, ditemukan tewas tergantung di areal pabrik tempatnya bekerja, Sabtu (26) pagi.

Informasi yang dihimpun SIB di lokasi kejadian, yang pertama kali menemukan korban tewas yakni pekerja di pabik bernama Mulyadi B (35) warga Jalan Sidomulyo Gang Gemilang Pasar IX Tembung yang datang ke lokasi sekira pukul 07.40 WIB. Saat datang ke pabrik untuk bekerja, Mulyadi melihat pintu gerbang masih terkunci dari dalam.

Pekerja pabrik tersebut selanjutnya memanggil-manggil korban yang berprofesi sebagai penjaga malam di pabrik tersebut sembari menggedor-gedor pintu gerbang. Lantaran tak ada jawaban sama sekali dari dalam pabrik, Mulyadi kemudian mengintip dari celah-celah pintu gerbang dan melihat korban tergantung di tiang besi.

Mulyadi selanjutnya memanggil Kepala Dusun (Kadus) XII. Bersama Kadus dan pekerja pabrik lainnya, pintu gerbang langsung didobrak hingga terbuka. Sontak semuanya terkejut mendapati korban sudah terbujur kaku, tergantung di atap tiang besi dengan kabel gerinda yang dililitkan ke leher.

Penemuan korban tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Percut Seituan dan diteruskan ke Tim Identifikasi Polrestabes Medan. Setibanya di lokasi, petugas melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan tanda-tanda ataupun luka di tubuh korban.

Petugas kemudian memeriksa dompet korban dan ditemukan secarik kertas. Di kertas itu tertulis "Saya yang bertandatangan di bawah ini, Sumarno (60) beragama Islam, Kebangsaan Indonesia, karyawan swasta. Bahwa saya tidak terlibat dalam hilangnya kereta (sepedamotor -red) di dalam pabrik Hanock yang saya jaga. Tetapi saya memberi keterangan palsu pada kepolisian. Demikian surat ini saya buat dalam beban mental yang sangat berat. Khalufah 26 -8- 2017. NB: Titip salam sayang buat istri dan anak-anak".

Tak lama berselang, anak korban bernama Sudarto (36) warga Jalan Makmur Dusun VI Kenanga Desa Sambirejo Timur yang mendapat kabar ayahnya sudah tiada, tiba di lokasi. Anak korban selanjutnya membuat surat pernyataan yang isinya menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dan tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah korban, serta tidak akan menuntut secara hukum. Setelah itu jenazah korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, menurut keterangan dari Arifin selaku manajer CV Citra Hanock, korban sudah bekerja di perusahaan tersebut sekitar 20 tahun sebagai penjaga malam. Pada, Kamis (24/8) sekira pukul 04.00 WIB, pihak perusahaan kehilangan sepedamotor Honda Revo.

"Korban selaku penjaga malam di pabrik, Jumat (25/8) melaporkan kasus tersebut ke Polsek Percut Seituan. Selanjutnya korban diperiksa sebagai saksi pelapor. Diduga korban depresi dan tak terima dengan kejadian itu, sehingga nekat mengakhiri hidupnya. Kita  juga sudah mengamankan dan melakukan pemeriksaan di TKP, mencari saksi-saksi yang dianggap mengetahui kejadian tersebut. Mengamankan barang-bukti berupa tali kabel gerinda yang digunakan untuk bunuh diri," ujarnya. (A16/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru