Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Sosialisasi TP4D, Kejari Minta Kades di Deliserdang Gunakan Dana Desa Sebaik-baiknya

* Kajari Asep Maryono Bantah Kinerja Kejari Sergai Disebut Nihil
- Rabu, 06 September 2017 15:34 WIB
394 view
Sosialisasi TP4D, Kejari Minta Kades di Deliserdang Gunakan Dana Desa Sebaik-baiknya
SIB/Jekson Turnip
SOSIALISASI: Kejari Deliserdang Asep Maryono didampi Kasi Intel Feri Ritonga bersama Asisten III Jentralim Purba berikan sosialisasi DD dan TP4D kepada ratusan Kades, Selasa (5/9) di Lubukpakam.
Lubukpakam (SIB)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang mengadakan sosialisasi Dana Desa (DD) dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) kepada ratusan Kepala Desa (Kades) dari 6 kecamatan di Kabupaten Deliserdang, Selasa (5/9) di Aula Cendana Kantor Bupati di Lubukpakam.

Usai acara sosialisasi itu, Kajari Asep Maryono ketika diwawancara SIB mengatakan, sosialisasi itu dilakukan supaya Dana Desa dipergunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan desa tersebut. Sebab terkadang, katanya, ada desa yang cantuman bangunan dengan APBDes nya tidak terlebih dahulu melalui musyawarah desa dan hal itu yang dapat menimbulkan sebuah masalah.

Kata Asep, ada juga kasus lain dimana tahun anggaran sudah berakhir dan uangnya sudah habis, ternyata tidak dilaksanakan bangunan desanya.
Terpisah, Kasi Intel Kejari Deliserdang Feri Ritonga kepada wartawan menjelaskan, ada 3 instansi yang memberikan sosialisasi yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Inspektorat dan Kejari Deliserdang. Adapun 6 kecamatan itu terdiri dari Kecamatan Beringin, Batangkuis, Patumbak, Pagarmerbau, Pantailabu dan Kecamatan Galang.

"Selama ini para Kades rata-rata bekerja sudah takut, bekerja pun nanti masuk penjara, jadi untuk apa dikerjakan," sebut Feri mencontohkan keluhan para Kades.

Atas dasar itulah, dibuatlah program oleh Presiden kepada kejaksaan yaitu TP4D, agar para Kades tidak takut mengerjakan DD," terang Feri kepada wartawan.

Kasi Intel itu juga menerangkan, selama para Kades masih mau bekerja dan jika ada kendala di lapangan, dapat berkonsultasi dengan Kejari agar tidak tersandung kasus hukum. "Untuk penyaluran DD di Deliserdang baik, hanya saja pelaksanaan yang kurang. Untuk itulah sosialisasi itu kita laksanakan pada hari ini," tutupnya.

Saat disinggung wartawan mengenai pemberitaan SIB beberapa bulan yang lalu, dimana disebutkan kinerja Kejari Deliserdang dan 3 daerah lainnya nihil penanganan kasus, Asep Maryono membantah hal itu. "Karena kasus tingkat Lid (penyelidikan), kita tidak dapat mempublikasikan. Baru dapat dipublikasi setelah tingkat penyidikan.

"Kinerja Kejari Deliserdang selama 1 semester bersama 3 daerah lainnya dikatakan 0 persen, hal itu benar jika dilihat dari kacamata pidana khusus (Pidsus)," aku Kajari singkat. (C06/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru