Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Tokoh Jawa Barat akan Hadiri Pelantikan Paguyuban Etnis Sunda Sumut

- Selasa, 31 Oktober 2017 14:50 WIB
667 view
Tokoh Jawa Barat akan Hadiri Pelantikan Paguyuban Etnis Sunda Sumut
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Pengurus Paguyuban Pasundan Sumut foto bersama Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Somantri, kemarin.
Medan (SIB)- Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof Dr HM Didi Turmudzi MSi dijadwalkan melantik Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan Sumatera Utara masa bakti 2017-2022 pada 9 November 2017 mendatang di Wisma Benteng Medan.

Ketua PW Paguyuban Pasundan Sumut DR Yohny Anwar MH MM kepada wartawan, Senin (30/11) menjelaskan, pada pelantikan nanti ketua umum akan didampingi pengurus besar di Bandung dan beberapa tokoh Jawa Barat antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ginanjar Kartasasmita, Mayjen Tubagus Hasanuddin, Prof Dr H Edy Yusuf MSi (Rektor Uiversitas Pasundan Bandung) dan tim kesenian Paguyuban Pasundan dari Bandung yang juga nantinya akan tampil pada acara di London, Inggris.

Disebutkannya, Paguyuban Pasundan adalah wadah berkumpulnya warga Sunda perantauan dan warga keturunan Sunda yang lahir dan besar di Sumut. "Juga terdapat alumni pasca sarjana dari Universitas Pasundan Bandung serta masyarakat dari berbagai suku non etnis Sunda yang mencintai budaya Sunda," ungkapnya didampingi Sekretaris Diding Kusnady SPd MM, serta Ketua Panitia Pelantikan Jejen Kusmawan ST SH, kemarin di Sekretariat PW Paguyuban Pasundan Sumut Jalan Kapten Muslim No. 297, Medan.

Pihaknya berkumpul melestarikan budaya Sunda di perantauan, memikirkan dan berbuat serta berkontribusi agar manusia bisa cerdas lewat pendidikan dan sejahtera dengan usaha serta taat kepada Tuhan dengan ciri khas kesundaan yaitu ramah, cerdas dan santun.

Ditambahkannya, Paguyuban Pasundan merupakan salah satu organisasi etnis Sunda tertua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1913, organisasi ini telah bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan dan pemberdayaan perempuan.

Selain pendidikan, Paguyuban Pasundan juga membuat program mendirikan 1.000 Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) yang bernama BMT Citra Pasundan untuk menggerakkan ekonomi anggotanya, termasuk di Sumut.

Dengan hadirnya Paguyuban Pasundan di Sumut, nantinya warga Sunda yang jumlahnya ratusan ribu sudah terwadahi dalam satu paguyuban, sehingga bisa memererat silaturahmi dan saling berbagi manfaat.

Ia menjelaskan, meski namanya Pasundan, namun paguyuban ini terbuka untuk semua etnis karena paguyuban ini cinta kebhinnekaan sebagai fitrah dan kodrat dari sang pencipta, cinta Pancasila dan NKRI," ujar pria yang juga merupakan Direktur Operasi PD Pasar Kota Medan ini. (A13/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru