Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Januari 2026

Terkait Rusak Parahnya Fasilitas Sekolah, Disdik Sumut akan Panggil Kepala SMAN 1 Balige

- Jumat, 24 November 2017 15:21 WIB
507 view
Terkait Rusak Parahnya Fasilitas Sekolah, Disdik Sumut akan Panggil Kepala SMAN 1 Balige
Medan (SIB) -Dinas Pendidikan Sumatera Utara akan segera memanggil Kepala SMA Negeri 1 Balige terkait dugaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diselewengkan sehingga fasilitas sekolah favorit itu rusak parah.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut Arsyad Lubis ketika dihubungi. "Iya, kita akan panggil Kepseknya. Kita mintai penjelasan dari yang bersangkutan terkait kerusakan itu," kata Arsyad, Kamis (23/11).

Dia mengatakan, internal Dinas Pendidikan Sumut sendiri sedang melakukan pembahasan terkait bergejolaknya pemberitaan rusak parahnya fasilitas SMA Negeri 1 Balige. "Memang itu sedang pembahasan kita," ucapnya.

Tim dari Disdik Sumut sendiri telah diutus untuk mengecek ke sekolah favorit tersebut terkait rusaknya fasilitas sehingga para siswa tidak bisa menikmati proses belajar mengajar. "Tim sudah kesana untuk melihat langsung," ungkap dia.

Arsyad menyebutkan, dengan kondisi yang memprihatinkan itu, Disdik Sumut akan segera memperbaiki agar para siswa dan guru bisa nyaman mengikuti proses belajar mengajar. "Kita akan perbaiki secepatnya," ucapnya.

Sementara itu, Ombudsman RI perwakilan Sumut berencana akan mengundang Kepsek SMA Negeri 1 Balige, Makmur Siahaan untuk mengklarifikasi rusak parahnya fasilitas sekolah. "Kita rencanakan undang Kepseknya untuk memberi klarifikasi atas kasus tersebut," ucap Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

Sebelumnya, fasilitas sekolah favorit SMA Negeri 1 Balige Kabupaten Tobasa disebut rusak parah. Ada dugaan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diselewengkan hingga fasilitas sekolah ini sangat memprihatinkan.

Hal ini terkuak setelah seorang guru dan beberapa alumni SMAN 1 Balige mendatangi Kantor Ombudsman RI perwakilan Sumut, Selasa (14/11). Guru dan alumni itu bercerita tentang kondisi fasilitas yang memprihatinkan. (A18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru