Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Hari Pertama Kerja Lakukan Sidak, Dirut RS Pirngadi Terima Keluhan Pasien di IGD

- Selasa, 28 November 2017 12:50 WIB
421 view
Hari Pertama Kerja Lakukan Sidak, Dirut RS Pirngadi Terima Keluhan Pasien di IGD
SIB/Bukit
SIDAK: Dirut RSUD Dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan SpPD menanggapi keluhan salah seorang pasien Yusriana di IGD saat sidak di hari pertama kerjanya, Senin (27/11).
Medan (SIB)- Hari pertama kerja, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan yang baru dilantik, dr Suryadi Panjaitan SpPD melakukan sidak ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat pelayanan yang diberikan tenaga medis yang sedang bertugas, Senin (27/11).

Selain meninjau pelayanan, Suryadi juga menyapa pasien yang berada di IGD. Sekitar 30 menit  melakukan sidak di IGD ia menerima keluhan dari pasien.

Yusriana (44), salah satu dari pasien itu mengatakan kepada Dirut RSUD Pirngadi,  dua bulan dia merasa diabaikan pihak RS Pirngadi Medan.

"Saya menderita mioma ateri yang dirujuk dari RSUD Padangsidempuan sejak dua bulan lalu ke RS Pirngadi, tapi sampai di sini tidak langsung ditanggapi. Akhirnya beberapa kali tidak puas, kami lanjut ke RS swasta lain, di sana dipasang kateter dan sekarang saya pakai kateter sudah dua mingguan. Ini kita sudah daftar ke RS Pirngadi lagi untuk operasi, tapi disuruh foto, tes darah dan lainnya. Padahal semua tahapan itu sudah kami lakukan," kata Yusriana sedih.

Lanjutnya, sampai di RS Pirngadi, pihaknya disuruh membawa surat rujukan lagi dari RS Padangsidimpuan. "Setelah diambil, sampai sekarang belum juga dioperasi, malahan disuruh foto dan cek darah lagi. Kami di sini numpang-numpang di rumah saudara. Suami saya juga sudah lama tidak kerja. Makanya kami berharap supaya proses untuk operasi ini dipercepat, dipermudah semua prosesnya," katanya yang didampingi suaminya Triono.

Suryadi langsung menanggapi keluhan pasien dan memanggil  dokter yang menangani Yusriana. "Saya rasa ini hanya masalah komunikasi. Di dalam IGD juga tadi ada pasien yang mengeluh soal surat rujukan. Jadi ini yang mau kita perbaiki dulu supaya jangan ada salah paham. Jadi hal-hal sederhana ini jangan sampai terjadi," ujarnya.

Lanjut mantan Dirut RS HKBP Balige ini, masalah Yusriani akan segera ditangani namun diberi kejelasan dulu terhadapnya, sudah bagaimana tahapan yang ia jalani. "Karena terdapat Standart Operational Prosedur (SOP) soal melayani pasien. Sebelum dua jam, pasien IGD harus dibawa dalam ruangan untuk langsung ditindak lanjuti. Namun saya belum pastikan berapa time respon di RS ini. Besok akan kita rapatkan," ujarnya.

Setelah langsung ditanggapi, pihak tenaga medis yang menangani pasien Yusriani mengarahkannya ke Poli Obgyn memastikan penjadwalan operasi karena seluruh hasil laboratorium baru selesai besok, hari ini, 28 November. (A17/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru