Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 13 September 2026

Fraksi NasDem Minta Pemko Medan Segera Perbaiki Gedung SD Terancam Ambruk

- Minggu, 18 Februari 2018 15:30 WIB
266 view
Fraksi NasDem Minta Pemko Medan Segera Perbaiki Gedung SD Terancam Ambruk
Medan (SIB)- Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai NasDem Drs Sahat Maruli Tua Tarigan ST mendesak Pemerintah Kota Medan untuk menggunakan dana pendidikan untuk memperbaiki gedung  Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060902 di Jalan Mangkubumi, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan yang sangat memprihatinkan. "Seperti mau 'ambruk'. Bocor di sana-sini bahkan Lt II sudah tak dipakai. Ventilasi udara sangat buruk, pengap," ujarnya di Medan, Rabu (14/2).

Sebagaimana diberitakan, SD dimaksud tidak layak pakai. Selain gedungnya yang tidak terawat, kursi dan meja banyak yang rusak, bahkan banyak pintu ruangan kelas yang berlubang. Lantai sekolah itu juga jauh dari kata layak dan dinding-dinding kebanyakan berlembab. "Saya dan Prananda Surya Paloh (PSP) Foundation dipimpin Gandi Manurung sudah meninjau langsung pada 4 Februari tapi dua pekan setelahnya, belum ada perbaikan. Miris," ujarnya didampingi Tuahta Sembiring Pelawi.

Maruli Tua Tarigan minta, alokasi 20 persen dana APBD untuk pendidikan diarahkan untuk perbaikan sekolah dimaksud. "Saya pikir, tidak ada yang dilanggar bila ada upaya merenovasi gedung yang dilukiskan hampir 'ambruk' itu," tegasnya sambil mengatakan Kepala SDN 060902 Sukma Sari sudah berulang kali menyampaikan masalah dimaksud ke Pemko Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Menurutnya, selain sudah tak layak digunakan, kesehatan ratusan siswa pun harus diperhatikan. "Dengan kondisi tersebut, rawan mendatangkan penyakit," tambahnya sambil memastikan kegiatan belajar mengajar jadi terganggu. "Tenaga pengajar di sana khawatir tiba-tiba atap atau plafon rubuh dan menimpa anak-anak di dalam kelas," tegas Maruli Tua Tarigan.

Menurutnya, sekolah dibangun dua lantai, terdiri dari 9 kelas di lantai pertama dan 7 kelas di lantai dua. Hanya 6 kelas di lantai pertama yang digunakan. Selebihnya dibiarkan kosong karena tidak layak dan minimnya siswa yang mendaftar ke sekolah itu. (R10/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru