Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026
Imlek Bersama Pengurus Yayasan Angsapura

Warga Etnis Tionghoa Jadikan Imlek Momen Berbagi dan Perkuat Persaudaraan

- Rabu, 07 Maret 2018 21:06 WIB
729 view
Warga Etnis Tionghoa Jadikan Imlek Momen Berbagi dan Perkuat Persaudaraan
SIB/Dok
IMLEK BERSAMA: Para pengurus Yayasan Sosial Angsapura Medan diabadikan bersama, di sela perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Aula Sekretariat Yasora Jalan Logam Medan, akhir pekan lalu.
Medan (SIB) -Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang dilaksanakan pengurus dan anggota Yayasan Sosial Angsapura berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan di aula sekretariat yayasan di Jalan Logam Medan, akhir pekan lalu. Perayaan  itu adalah agenda rutin  untuk meningkatkan rasa persaudaraan di antara seluruh pengurus dan anggota di Kota Medan maupun yang datang dari sejumlah wilayah Sumatera Utara dii antaranya Binjai, Lubukpakam, Pangkalansusu, Serdangbedagai dan Seirampah.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Tahun Baru Imlek 2569  tahun ini juga dihadiri Ketua Umum Yasora Tony Harsono, Sekum Deddy Iskandar dan pengurus inti lainnya seperti Franky Wistan,  Effendi Simin SE, Ery Salim, Dr Leo Mery MKes, Drs Tirta Salim, Drs Ronald Tok, Lona, Albert SH dan Bendahara Umum Haryanto.

Ketum Yasora Tony Harsono dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya serta penghargaan kepada para pengurus  yang sudah banyak memberikan kontribusinya.

Di bagian lain, Tony Harsono mendoakan kesehatan dan kesuksesan segenap pengurus dan anggota Yasora semoga lebih baik dan sukses di tahun 2018 ini.

Dia menyerukan agar Tahun Baru Imlek 2018 dijadikan momentum untuk memerkuat kebersamaan sebagai warga Sumatera Utara yang dikenal multi etnis.

Sebagai bangsa yang majemuk kata Toni,  kebersamaan menjadi pilar penting untuk memerkuat persatuan dan kesatuan serta menjaga kebinnekaan.
"Kebersamaan akan tumbuh apabila antarsesama warga bangsa ada saling pengertian dan saling menghormati sehingga tumbuh kepercayaan," jelas dia.

Karena itu, papar Tony, masyarakat Tionghoa utamanya pengurus Yasora harus menjadi yang terdepan dalam membangun kebersamaan dengan menunjukkan  kepedulian terhadap sesama. Apalagi ada tradisi membagi angpao yang bermakna perlunya sikap berbagi untuj sesama yang membutuhkan.

"Yang kaya berbagi untuk yang miskin, yang mampu berbagi untuk yang tidak berdaya." ucapnya.

Sementara Sekretaris Pembina Yasora, Ardjan Leo menguraikan visi dan misi Yasora ke depannya. "Ke depannya Yasora  bekerja keras di bidang pendidikan demi terwujudnya program pembangunan sekolah Yangzhong dan akan terus berkembang lagi di kemudian hari," katanya. (R15/rel/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru