Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Forum Senior GMKI FH USU Prihatin Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun

- Selasa, 26 Juni 2018 12:50 WIB
502 view
Forum Senior GMKI FH USU Prihatin Kasus Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Medan (SIB)- Sebagai  organisasi pergerakan  dengan latar belakang intelektual yang tinggi dan sudah punya reputasi di negara dengan sumbangan pemikiran yang multi bernas, Forum Senior GMKI Fakultas Hukum USU sangat prihatin dan berduka sedalam-dalamnya atas tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Senior GMKI FH USU Delphi Masdiana Ujung SH MSi di Medan, Kamis (21/6) dalam siaran rilisnya.
"Kita tidak menginginkan ini terjadi," tegas Masdiana Ujung yang juga anggota DPRD Dairi dan tokoh wanita tangguh di Kabupaten Dairi didampingi Sekretaris Jeffry Sihotang.

Kemudian atas nama penasihat seperti Yasonna H Laoly SH MSc PhD yang juga Menkumham RI, Dr Januari Siregar SH MH, Muchtar Pakpahan, Abadi Hutagalung, Nelson Parapat SH, Milton Hasibuan, para senior seperti Pana Akbar Simatupang SH SPn, Aldentua Siringoringo, Bernard Nainggolan, Sermida Silaban, Thomas Abbon, Tulus Siambaton, Freddy Manurung, Almaden Lubis dan Mathias Situmorang, Masdiana menegaskan, sikap  yang pertama, turut prihatin dan berduka sedalam-dalamnya serta berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kedua, ia berharap yang belum ditemukan segera ditemukan, Ketiga, seluruh stakeholders yang menjadi leading sector, termasuk pemerintah dan pengusaha supaya lebih memberikan perhatian dan tanggung jawab penuh terhadap hal-hal seperti ini, sehingga ke depan tidak terjadi kejadian berulang. Keempat, diharapkan dan diimbau agar masyarakat juga tidak asal naik tanpa melihat situasi dan kondisi kapal yang dinaiki. "Jangan pernah mengabaikan keamanan," tegasnya.

Dikatakan, betapa besar biaya sosial yang harus ditanggung saat pemerintah sedang menggiatkan pembangunan Danau Toba Sebagai destinasi wisata kelas dunia. "Kita harapkan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian ini karena kejadian ini adalah masalah nasional dan sudah jadi viral, bahkan dunia pun mengetahuinya. Ini adalah sebuah pelajaran sekaligus tamparan bagi kita betapa kita seringkali lalai dan abai terhadap keselamatan," tegasnya lagi. 

Sementara tokoh senior GMKI FH USU Nelson Parapat mengatakan, saat ini sedang dilakukan sebuah mega proyek menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia dan sangat gencar mempromosikannya sebagai alah satu wisata alam dan wisata budaya. "Apa yang kita lakukan dengan adanya tragedi ini bisa saja sangat percuma," ujarnya. 

Nelson menegaskan, apa jadinya jika kondisi ini sudah jadi viral global dan dunia tahu bahwa sistem transportasi kita di Danau Toba sangat tidak layak, bahkan sangat buruk.

"Berapa biaya sosialnya harus kita bayar dan dunia bisa saja kehilangan kepercayaan. Padahal ini hanya kasus khusus saja karena kelalaian banyak pihak," tegas Nelson Parapat yang juga mantan Ketua DPD PIKI yang sangat dihormati di kalangan umat Kristen ini.

Ia berharap kejadian ini segera diselesaikan agar hal yang sama jangan tidak terjadi lagi.   

Hal yang sama juga dikatakan oleh Dr Januari Siregar. Dosen S2 di berbagai PTN dan PTS in mengatakan, kejadian ini harus diusut tuntas dan dibuka kepada publik apa akar masalahnya sehingga hal yang sama tidak terjadi lagi. (rel/R5/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru