Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026
Unjukrasa di DPRD Medan

Massa Satma AMPI Sebut Banyak Tempat Hiburan Sarang Narkoba

- Jumat, 27 Juli 2018 17:05 WIB
359 view
Massa Satma AMPI Sebut Banyak Tempat Hiburan Sarang Narkoba
SIB/Desra Gurusinga
UNJUKRASA : Puluhan massa yang tergabung dalam Satma AMPI Kota Medan menggelar unjukrasa di depan gedung DPRD Medan, Senin (23/7) meminta agar tempat hiburan malam yang melanggar waktu operasional segera ditutup.
Medan (SIB) -Puluhan orang yang tergabung dalam Satuan Mahasiswa (Satma) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Medan menggelar unjukrasa di depan gedung DPRD Medan, Senin (23/7) meminta agar tempat hiburan malam yang melanggar waktu operasional segera ditutup.

Massa Satma AMPI menilai banyak tempat hiburan malam menjadi sarang peredaran Narkoba. "Komisi III DPR RI telah memberikan perhatian khusus kepada Sumut sebagai daerah peredaran Narkoba terbesar setelah Jakarta. Ini merupakan preseden buruk bagi Sumut, khususnya Medan," ujar Koordinator Aksi Dimas dalam orasinya.

Pengunjukrasa juga meminta Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mencopot Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata karena dinilai gagal menindak tegas tempat hiburan malam yang melanggar Perda Nomor 4 tahun 2014 dan Perwal Nomor 29 tahun 2014.

Massa juga meminta kepada jajaran Polrestabes Medan beserta DPRD dan wali kota  untuk menutup dan menindak tegas tempat hiburan malam yang terbukti menjual Narkoba.  

Di akhir orasinya, massa juga membeberkan sejumlah tempat hiburan malam yang terindikasi menjadi tempat peredaran Narkoba. "Tempat hiburan malam yang terindikasi adanya peredaran Narkoba itu antara lain berinisial St, Del, Cla, NZ, D'B dan IVF KTV yang disinyalir menjual minuman keras," tuding Dinas.

Anggota Komisi B DPRD Medan Irsal Fikri yang menerima kedatangan massa berjanji pihaknya akan segera membawa tuntutan massa ke dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) agar diagendakan rapat dengar pendapat (RDP) dan segera memanggil pihak - pihak terkait. (A13/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru