Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 01 Agustus 2026

Mahasiswa Minta Pangdam dan Poldasu Stop Aksi Perambahan Hutan Deleng Tongkoh Karo

* JG Ngaku Sedang Sibuk dan Janji Besok ke Besok untuk Konfirmasi
- Selasa, 31 Juli 2018 14:15 WIB
432 view
Mahasiswa Minta Pangdam dan Poldasu Stop Aksi Perambahan Hutan Deleng Tongkoh Karo
Medan (SIB)- Ikatan Mahasiswa Kecamatan Laubaleng (IMKL) Karo meminta Pangdam I/BB dan Poldasu untuk menyetop aksi perambahan hutan di kawasan Deleng Cengkeh atau Deleng Tongkoh Kecamatan Laubaleng yang diduga dilakukan "JG", untuk menghindari gundulnya hutan dan terjadinya banjir bandang melanda daerah tersebut.

Hal itu diungkapkan mahasiswa IMKL Karo Natanael Sukatendel didampingi rekan-rekannya Tirta Peranginangin, Rendi Idrus Kembaren dan Putra Sanjaya Tarigan kepada wartawan, Senin (30/7)  seusai mengadukan aksi pembabatan hutan secara besar-besaran di Deleng Tongkoh kepada Wakil Ketua DPRD Sumut Ruben Tarigan.

"Saat ini sudah ratusan hektare hutan Deleng Tongkoh yang berada diwilayah tiga desa (Desa Perbulan, Linggamuda dan Martelu Kecamatan Laubaleng) habis dibabat oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang diduga atas suruhan 'JG'," ujar Natanael yang mengaku akan terus menyuarakan aksi pembabatan hutan ini sebelum pelakunya ditangkap.

Bagi Natanael dan mahasiswa lainnya, jika aksi pembabatan hutan ini tidak segera dihentikan dan pelakunya dijebloskan ke penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tentunya hutan yang berada di kawasan Deleng Tongkoh akan gundul dan ketiga desa yang berada dalam wilayah Kecamatan Laubaleng terancam tenggelam diterjang banjir bandang.

"Pengaduan secara resmi telah kita sampaikan kepada DPRD Sumut. Kita berharap agar lembaga legislatif segera menyurati Pangdam I/BB maupun Poldasu beserta Kadishut (Kadis Kehutanan Sumut) untuk segera bertindak tegas menyetop aksi perambahan hutan di Deleng Tongkoh," katanya.

Menyikapi pengaduan mahasiswa, Ruben Tarigan berjanji untuk segera menyurati Pangdam I/BB, Poldasu dan Kadis Kehutanan Sumut, guna penyelamatan hutan di Laubaleng dan secepatnya menangkap para pelakunya yang disebut-sebut kebal hukum, karena diduga dibacking oknum berseragam.

Sebelumnya, ketika masalah pembabatan hutan Deleng Tongkoh ini dikonfirmasi kepada JG pada Jumat (27/7) melalui telepon mengaku dirinya sedang sibuk dan berharap wartawan untuk bersabar menunggu penjelasannya. "Saya sedang sibuk mengurusi pemberkasan Caleg (calon legislatif) di Medan. Nanti sore kita bicara ya, biar saya jelaskan masalah ini," katanya.

Ketika sore harinya wartawan kembali menelepon ke nomor HP-nya, JG juga mengaku masih sibuk dan sedang menunggu salah satu petinggi Parpol (Partai Politik) dari Jakarta. "Maaf ya bang, saya sangat sibuk, urusan saya belum selesai, besok kita teleponan lagi ya," katanya dan besoknya, Sabtu (28/7), ketika wartawan menelepon kembali untuk meminta penjelasan atas tuduhan keterlibatannya dalam perambahan hutan tersebut, JG tetap mengaku sibuk dan berjanji besoknya lagi untuk konformasi. (A03/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
‎Harga Timun Melonjak Tinggi

‎Harga Timun Melonjak Tinggi

Medan(harianSIB.com)Dua pekan terakhir, harga sayur mayur pelengkap yakni timun di sejumlah daerah, termasuk Kota Medan mengalami kena