Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 19 September 2026

Sambut Bulan Pekan Bahasa dan Sastra Sumut 2018, BBSU Gelar Lomba Mendongeng

- Kamis, 27 September 2018 10:32 WIB
205 view
Medan (SIB) -Menyambut Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2018, Balai Bahasa Sumatera Utara (BBSU) menggelar berbagai perlombaan,  diantaranya cerdas cermat,  debat bahasa,  reportase,  berbalas pantun,  berdendang tradisi lisan,  dan mendogeng.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai Rabu, 26 September sampai Kamis, 27 September 2018 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan BBSU Jalan Kolam Ujung Medan.

Kepala Balai Bahasa Sumut Dr Fairul Zabadi mengatakan, ajang perlombaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kreativitas para peserta agar tetap selalu melestarikan bahasa dan sastra yang dimilik Indonesia khususnya di Sumut.

"Peserta lomba sendiri selain dari kalangan pelajaran, mahasiswa dan guru, ada juga lomba yang ditujukan untuk masyarakat umum,  seperti lomba berdendang tradisi lisan dan reportase," katanya, Rabu (26/9).

Lanjutnya,  peserta yang mendaftar ada dari 15 kabupaten/kota di Sumut, jumlahnya diperkirakan mencapai seribu orang lebih.

"Animo peserta yang mendaftar pada tahun ini sangat tinggi. Sebab, dari kuota yang disediakan hanya 30-40 ternyata pendaftar mencapai 50 calon peserta. Panitia terpaksa melakukan seleksi kepada para calon peserta yang mendaftarkan karena kuota yang tersedia tidak mencukupi. Calon peserta yang terbaik tentu lolos menjadi peserta," tuturnya.

Menurut Fairul, dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan muncul generasi muda yang menjaga nilai keutuhan bahasa dan sastra di Sumatera Utara. Hal ini sesuai dengan slogan yang telah dibuat yaitu, utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing.

"Siapapun dan tidak pandang bulu harus mengutamakan bahasa Indonesia. Kemudian, melestarikan bahasa daerah sebagai ciri budaya yang harus dipertahankan dan mau tidak mau harus kita jaga bersama. Kuasai bahasa asing menjadi keharusan agar tidak tertinggal dengan dunia luar," imbuhnya.

Sementara, Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Kemendikbud Prof Ghufran Ali Ibrahim mengatakan, Pekan Bahasa dan Sastra yang digelar Balai Bahasa Sumut ini menjadi bagian penting bagi program pihaknya. Tujuannya, tak lain untuk memartabatkan bahasa Indonesia melalui pengembangan atau kreativitas karya-karya sastra.

"Kegiatan ini menjadi bagian untuk memastikan selapis generasi milenial agar lebih mencintai bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional yang merekatkan kebhinekaan. Selain itu, menanamkan keluhuran budi pekerti lewat karya dan apresiasi sastra," kata Ghufran.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini juga sebagai upaya mendorong pendidikan karakter anak bangsa. Dengan begitu, akan tumbuh generasi penerus yang diharapkan memiliki nilai-nilai kebaikan. (A21/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru