Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Kalangan DPRDSU Dukung Poldasu Tumpas Premanisme di Sumut

* Jangan Lagi Ada Pasar Dikuasai Preman
- Kamis, 04 Oktober 2018 11:02 WIB
390 view
Medan (SIB)- Kalangan anggota DPRD Sumut mendukung Poldasu dan Polrestabes Medan untuk membersihkan aksi-aksi premanisme di Medan dan Sumut umumnya yang akhir-akhir ini mulai merajalela dan sangat meresahkan masyarakat, kalangan dunia usaha termasuk para pedagang di pasar-pasar tradisional.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Sumut yang membidangi keamanan HM Nezar Djoely, anggota FP Gerindra Donald Lumbanbatu dan Bendahara F-PDI Perjuangan Baskami Ginting kepada wartawan, Rabu (3/10) di Medan menanggapi adanya ancaman preman yang akan merusak lapak pedagang di Pajak Reformasi Pulobrayan Medan.

"Kita sangat mendukung Poldasu dan Polrestabes Medan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat Medan dan Sumut, terutama dari gangguan dan ancaman para preman yang akhir-akhir ini sudah mulai menunjukkan kekuatannya terang-terangan," ujar Nezar.

Seperti yang terjadi baru-baru ini di lahan garapan eks HGU PTPN 2 di Jalan Selambo Ujung Desa Amplas Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, kelompok  preman bersenjata tajam secara terang-terangan menyerang dan menjarah pemukiman warga yang bermukim di lahan garapan itu, sehingga menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi masyarakat.

Kemudian pada hari Senin (1/10), tambah Donald dan Baskami, beredar informasi para pedagang mendapat ancaman dan lapak dagangan mereka akan dirusak sekelompok preman, sehingga Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi  langsung turun ke Pajak Reformasi Pulobrayan Jalan Yos Sudarso  Kecamatan Medan Barat untuk mengantisipasinya.  

Berkaitan dengan itu, ketiga anggota dewan ini sangat mengapresiasi jajaran kepolisian yang begitu tanggap terhadap ancaman premanisme, sehingga langsung turun ke lokasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sebab para pedagang sudah resah dan takut atas ancaman para preman.

"Kita sangat berharap agar Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan tetap sigap memberikan perlindungan keamanan kepada para pedagang dan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya setiap hari, sehingga Kota Medan dan Sumut tetap aman dari ancaman premanisme," tandas mereka.

Dalam kesempatan itu, Baskami dan Donald juga berharap kepada aparat kepolisian untuk memantau seluruh pasar-pasar tradisional di Medan, karena tidak tertutup kemungkinan, pasar tersebut masih tetap dikuasai kelompok preman.

"Kita ingin setiap pasar di Medan tetap di bawah pengawasan PD Pasar Kota Medan, jangan lagi ada pasar  masih dikuasai kelompok preman dengan melakukan kutipan-kutipan tidak resmi, sehingga sangat meresahkan masyarakat. (A03/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru